APA ARTI MEKANISME PERTAHANAN (DEFENSE MECHANISM)?
Merupakan sUatu strategi yang digunakan tanpa disadari untuk melindungi ego dari kecemasan. Mungkin mekanisme pertahanan yang terpenting adalah represi, (repression) yang menekan impuls-impuls dan pemikiran-pemikiran yang tidak dapat diterima ego ke alam bawah sadar. Represi tidak hanya mencegah impuls dan pemikiran tersebut memasuki alam sadar, namun juga tetap mengubur segala hasrat sehingga tidak berkembang (Wachtel, 1977). Karena tetap ditekan, ingatan-ingatan di masa kecil tersebut tidak dapat dikoreksi oleh pengalaman di masa dewasa sehingga intensitasnya tidak berkurang. Pengingharan (denial) adalah mekanisme pertahanan lain yang penting; yaitu mengingkari pengalaman-pengalaman negatif seperti diperkosa dan menekannya ke alam bawah sadar.

Proyeksi (projection) merujuk pada karakteristik objek atau hasrat eksternal yang dimiliki individu, namun tidak dapat diterima oleh kesadaran. Sebagai contoh, seorang wanita yang hostile mungkin secara tidak sadar enggan mengakui dirinya marah pada orang lain dan memproyeksikan rasa marahnya kepada mereka; sehingga dia juga melihat orang lain marah kepadanya. Mekanisme pertahanan lainnya adalah displacement, mengarahkan respons-respons emosional dari objek yang mungkin berbahaya ke suatu objek pengganti, sebagai contoh, berteriak pada pasangannya alih-alih pada bosnya; formasi reaksi, (reaction formation) mengubah apa yang dirasakan, seperti kebencian, menjadi perasaan yang berlawanan, misalnya, cinta; regresi, (regression) kembali ke pola perilaku di usia yang lebih muda; rasionalisasi (rasionalization), menciptakan alasan untuk tindakan atau sikap yang tidak dapat dinalar; dan sublimasi (satimation), mengubah impuls-impuls seksual atau agresif menjadi perilaku sosial, terutama aktivitas kreatif.

Filed under : Bikers Pintar,