APA ARTI PARADIGMA BELAJAR MEDIASIONAL (MEDIATIONAL LEARNING PARADIGMS)

Di antara berbagai paradigma belajar, modeling menggambarkan sebuah isu penting, yaitu peran mediator dalam pembelajaran dan perilaku. Pertimbangkan yang terjadi dalam eksperimen modeling umum. Seseorang mengamati orang lain melakukan sesuatu dan langsung menunjukkan perubahan perilaku. Tidak diperlukan suatu respons yang dapat dilihat bagi terjadinya pembelajaran, demikian juga si pengamat tidak perlu dikuatkan. Sesuatu telah dipelajari sebelum orang tersebut memberikan respons yang dapat diamati. Hasil-hasil yang sama mengarahkan beberapa teoris pembelajaran di tahun 1930-an dan 1940-an memahami berbagai jenis mediator untuk menjelaskan perilaku yang tampak.

Dalam istilah yang paling umum, teori pembelajaran mediasional (mediational tiwor, of Icanting) beranggapan bahwa suatu stimulus lingkungan tidak mengakibatkan respons yang tampak secara langsung; namun dilakukan melalui beberapa proses antara, atart mediator, seperti rasa takut atau berpikir. Mediator dikonseptualisasi sebagai suatu respons internal. Tanpa memisahkan diri dari behaviorisme, para teoris pembelajaran niethasional mengambil posisi paradigmatis yang dalam kondisi tertentu sah dan penting untuk memperhitungkan hal-hal di balik sesuatu yang dapat diamati.

Ciri penting teori ini adalah rasa takut atau kecemasan dapat dianggap sebagai suatu respons internal, yang dapat dipelajari seperti halnya respons yang dapat diamati, dan sebagai dorongan internal, yang dapat memotivasi perilaku menolak. Kecemasan kemudian dapat diterima dalam jenis analisis eksperimental yang sama dengan yang digunakan dalam penelitian perilaku yang dapat diamati. Sebagai contoh, bila kita mengetahui bahwa pengulangan respons terbuka tanpa adanya penguatan menyebabkan hilangnya respons tersebut, maka kita dapat memprediksi bahwa dengan berulang kali memancing respons rasa takut tanpa memberikan rasa sakit atau hukuman yang diharapkan akan mengurangi rasa takut tersebut. Ini bukanlah prediksi yang tidak penting, dan, seperti akan segera kita lihat, berbagai penanganan yang dilandasi penalaran seperti itu telah membantu mengurangi berbagai ketakutan yang tidak rasional.

Filed under : Bikers Pintar,