APA ARTI SISTEM KLASIFIKASI AWAL GANGGUAN JIWA? – Salah seorang yang paling terkesan dengan pendekatan Sydenham adalah seorang dokter berkebangsaan Jerman, Wilhelm Griesinger, yang menekankan bahwa setiap diagnosis gangguan jiwa mengacu kepada suatu sebab biologis, suatu pendapat yang dengan jelas kembali ke sudut pandang somatogenesis yang pertama kali dikemukakan oleh Hippocrates. Sebuah buku teks psikiatri, ditulis oleh pengikut Griesinger yang terkenal, Emil Kraepelin (1856-1926) dan pertama kali terbit pada tahun 1883, dilengkapi dengan sistem klasifikasi dalam upaya menetapkan sebab-sebab biologis berbagai penyakit jiwa.

Kraepelin membedakan berbagai gangguan mental berdasarkan kecenderungan sejumlah simtom tertentu, disebut sindrom, yang muncul bersamaan secara teratur sehingga dapat dianggap memiliki sebab fisiologis yang mendasarinya, seperti halnya penyakit medis tertentu dan sindromnya mungkin disebabkan disfungsi biologis. Dia beranggapan bahwa setiap penyakit jiwa berbeda dari yang lainnya, memiliki awal/penyebab, simtom, perjalanan, dan hasil tersendiri. Walaupun berbagai pengobatan tidak memberikan hasil, setidaknya perjalanan penyakit dapat diprediksikan.
Kraepelin mengusulkan dua kelompok utama penyakit mental berat: demensia precox, istilah awal untuk skizofrenia, dan psikosis manik-depresif. Dia menduga bahwa ketidakseimbangan kimiawi merupakan sebab skizofrenia dan ketidakteraturan metabolisme sebagai penyebab psikosis manik-depresif. Skema Kraepelin dalam mengklasifikasikan penyakit jiwa tersebut dan yang lainnya menjadi dasar kategori diagnostik dewasa ini.

Filed under : Bikers Pintar,