Advertisement

APA KAITAN KONSEP PSIKOANALISIS DENGAN PSIKOPATOLOGI? – Freud percaya bahwa berbagai bentuk psikopatologi diakibatkan oleh dorongan yang kuat atau insting id, yang mengawali tahap perkembangan konflik-konflik yang tidak disadari yang terkait dengan tahap psikoseksual tertentu. Sebagai contoh, dia berpendapat bahwa fobia, ketakutan irasional, dan penghindaran terhadap objek atau situasi yang tidak berbahaya, disebabkan oleh konflik Oedipal yang tidak teratasi, dengan ketakutan pada ayah dialihkan ke objek atau situasi lain. Sama dengan itu, gangguan obsesif kompulsif dapat ditelusuri ke tahap anal, dengan dorongan untuk bermain kotoran atau berperilaku agresif diubah melalui formasi reaksi menjadi tindakan kompulsif terhadap kebersihan.

APA KAITAN KONSEP PSIKOANALISIS DENGAN PSIKOPATOLOGI? – Freud percaya bahwa berbagai bentuk psikopatologi diakibatkan oleh dorongan Dalam berbagai tulisan dan ceramah awalnya, Freud berasumsi bahwa penyebab lingkungan dari masalah histerikal para pasiennya adalah penyiksaan seksual di masa kanak-kanak, umumnya diperkosa oleh sang ayah. Namun pada tahun 1897, dalam surat yang ditujukan kepada Wilhelm Fleiss, dia menyampaikan bahwa dia mulai meyakini bahwa banyak hal yang diungkapkan para pasiennya adalah khayalan (Masson, 1984). Perubahan ini memberikan dampak besar terhadap perkembangan psikoanalisis, karena hal tersebut menjauhkan upaya pencarian sebab-sebab psikopatologi dari lingkungan ke arah diri pasien dan berbagai khayalannya. Lebih jauh lagi, penekanan pada fantasi penting bagi konsepsi Freud tentang konflik Oedipal, yang merupakan fondasi pemikiran psikoanalisis. Demikian pentingnya penekanan pada fantasi sehingga dalam suratnya kepada Jeffrey Masson, seorang kritikus psikoanalisis yang terkenal, Anna Freud menyampaikan bahwa tanpa hal itu tidak akan ada psikoanalisis.

Filed under : Bikers Pintar,