APAKAH ADA BURUH YANG TERALIENASI DI BAWAH NEGARA SOSIALISME? – Pertanyaan ini tidak dimunculkan dalam pembahasan awal tentang alienasi dalam kapitalisme modern untuk melihat apakah alienasi merupakan produk dari kapitalisme atau dari industrialisme dan birokrasi. Banyak ilmuwan sosial berpendapat bahwa alienasi bukanlah semata-mata produk dari pemilikan produksi kapitalis sebagai bagian dari teknik-teknik organisasi kerja industri dan birokrasi modern yang dengan demikian juga menjadi ciri masyarakat sosialis modern. Max Weber, misalnya, berpendapat bahwa masyarakat sosialis masa depan tidak dapat menghapus alienasi karena kondisi ini merupakan hasil dari birokrasi, dan sosialisme kurang lebih sama birokratisnya dengan kapitalisme.

Celakanya, tidak ada data yang utuh untuk benar-benar menjawab pertanyaan tentang ada tidaknya alienasi buruh dalam negara sosialisme kontemporer. Padahal perlu sekali menjawab pertanyaan ini dengan tegas. Masyarakat negara sosialis nampaknya telah mengadopsi metode organisasi kerja dari Taylor kira-kira sebanyak yang telah dimiliki oleh masyarakat kapitalis (Lane, 1987). Akannampakbahwa analisis teoritis Braverman tentang alienasi juga logis untuk diterapkan pada negara sosialis. Dalam nada yang serupa, beberapa intelektual di masyarakat negara sosialis melihat alienasi buruh akibat dari kenyataan bahwa tenaga kerja masih merupakan komoditi dalam masyarakat ini, sesuatu yang dibeli dan dijual dengan harga tertentu seperti yang terjadi di dalam kapitalisme (dalam Israel, 1971). Filosof Polandia Adam Schaff, misalnya, menyimpulkan,(1965:168; dalam Israe1,1971:240): Dalam semua bentuk masyarakat sosialis yang kita kenal sekarang, muncul alienasi dengan tipe-tipe yang berbeda. Ini berarti bahwa tidaklah benar begitu saja bahwa penghapusan pemilikan pribadi atas sarana produksi akan menghilangkan alienasi. Bertingkat-tingkatnya alienasi, berarti buruh dalam masyarakat negara-negara sosialis hanya merupakan satu perbedaan lagi antara negara sosialisme dan pikiran klasik Marxian tentang sosialisme. Marxberpikir bahwa alienasi akan hilang dibawah sosialisme karena ada perubahan radikal mengenai spesialisasi dalam pemb agian kerja. Walaupun spesialisasi jenis pekerjaan tetap ada, para buruh akan menjadi “orang yang serbaguna”, yang melakukan sedikit banyak bentuk-bentuk kerja yang menyenangkan. Lebih lanjut, kerja akan kehilangan sifatnya sebagai komoditi, dan para buruh akan terpuaskan keinginannya. Hal ini hampir tak ada dalam masyarakat negara sosialis kontemporer.

Filed under : Bikers Pintar,