Advertisement

Antropologi fisik mempelajari manusia sebagai makhluk fisik yang berkembang dan hendak ditentukannya bagaimana dan apa sebabnya, bangsa-bangsa berbeda menurut keadaan fisiknya. Pertanyaan-pertanyaan yang menvolok dalam antropologi fisik adalah: pertama, tentang munculnya manusia dan perkembangannya kemudian (bidang antropologi fisik ini dinamakan paleontologi manusia); dan kedua mengenai bagaimana dan apa sebabnya manusia masa sekarang secara biologis berbeda (bidang yang disebut variasi manusia). Agar dapat merekonstruksikan munculnya dan evolusi manusia, ahli-ahli paleontologi manusia mencari dan mempelajari fosil-fosil yaitu peninggalan- peninggalan manusia-manusia dan pramanusia yang terkubur dan telah membatu. Para ahli paleontologi yang bekerja di Afrika Timur misalnya, telah menggali peninggalan-peninggalan fosil dari makhluk-makhluk vang mirip manusia yang hidup lebih dari dua juta tahun yang lalu: penemuan-penemuan mereka di sana membantu antropologi fisik untuk menentukan dalam garis besar kira-kira kapan manusia prasejarah mulai memperoleh sikap tegak, tangan yang mudah digerakkan dan otak yang lebih besar. Untuk memahami urutan perkembangan itu, para ahli antropologi dapat mempergunakan bukan hanya laporan-laporan tentang fosil, melainkan juga informasi geologis mengenai pergantian iklim, lingkungan, tanaman-tanaman dan binatang-binatang. Lagipula, rekonstruksi masa lampau manusia didampingi oleh perhatian terhadap perilaku dan perkembangan dari jenis binatang yang menyusui yang terdekat kepada manusia yaitu kera dan monyet yang, seperti manusia, dia tergolong dalam apa yang dinamakan Primat. Jenis-jenis tertentu dari primat dipelajari di hutan maupun di laboratorium; jenis primat yang sangat populer adalah, simpanse, yang dalam tingkah laku dan rupa lahiriahnya paling mirip dengan manusia yang mempunyai golongan darah yang sama dan yang juga mudah dihinggapi penyakit-penyakit yang sama. Dari penelitian tentang primat. antropologi fisik mencoba membedakan ciri khas yang nyata-nyata manusiawi dari yang mungkin merupakan warisan primat, pada umumnya. Dengan demikian kita mungkin dapat mengira bagaimana rupa nenek moyang manusia di zaman prasejarah, karena jika semua primat yang hidup (termasuk manusia) memiliki bersama ciri khas tertentu, ciri khas tersebut besar kemungkinan ditemukan pada bentuk-bentuk pramanusia pertama yaitu bentuk dari mana manusia modern juga berkembang. Kesimpulan dari penelitian semacam itu telah disesuaikan dengan catatan-catatan mengenai fosil. Jadi, bukti-bukti yang digali dari dalam bumi yang dikumpulkan sedikit demi sedikit, dihubung-hubungkan dengan hasil pengamatan ilmiah mengenai jenis primat yang secara biologis paling dekat pada manusia.

Pendek kata, ahli antropologi fisik yang mempelajari evolusi manusia bekerja seperti detektif karena menyambungkan berbagai keterangan dari berbagai macam sumber, menyusun teori-teori mengenai sebab-sebab dan perubahan- perubahan yang ditemukan dalam catatan-catatan fosil, dan mencoba menilai teori-teori ini dengan mengecek” bukti-bukti satu sama lain. Dengan demikian paleontologi tentang manusia dalam banyak hal tumpang tindih dengan sebagian dari bidang-bidang tentang disiplin lain, seperti geologi, paleontologi vertebrata umum (khususnya tentang primat) anatomi perbandingan dan ilmu komparatif tentang perilaku primat. Bidang kedua yang penting dari antropologi fisik — yaitu penelitian mengenai variasi di antara manusia — membicarakan bagaimana dan apa sebabnya penduduk bumi pada masa ini menunjukkan perbedaan dalam ciri-ciri khas fisik atau biologis. Semua bangsa yang sekarang ada termasuk satu jenis makhluk yaitu Homo Sapiens; bukti bahwa mereka satu jenis adalah bahwa perkawinan di antara mereka dapat menghasilkan keturunan.

Advertisement

Namun, terdapat banyak sekali perbedaan antara bangsa-bangsa di dunia ini. Para peneliti mengenai variasi di antara manusia itu mengemukakan pertanyaan-pertanyaan seperti: Mengapa beberapa bangsa lebih tinggi daripada yang lain? Mengapa beberapa bangsa lebih berbulu tubuhnya dibandingkan dengan yang lain, dan pertanyaan seterusnya.

Agar dapat memahami ragam variasi yang ditemukan pada manusia yang ada sekarang, ahli antropologi fisik menerapkan prinsip, konsep-konsep dan teknik dari ilmu genetika manusia (ilmu yang mempelajari bagaimana terjadinya pewarisan ciri biologis pada manusia), biologi kependudukan (ilmu yang mempelajari efek-efek lingkungan pada bangsa-bangsa dan interaksinya dengan ciri-ciri khas suatu bangsa) dan epidemiologi (ilmu yang mempelajari bagaimana dan apa sebabnya penyakit-penyakit berlainan efeknya pada bangsa yang berbeda). Penelitian mengenai variasi antarmanusia dengan demikian, juga tumpang tindih bidangnya dengan bidang-bidang penelitian disiplin yang lain. Namun mereka yang menganggap diri seorang ahli antropologi fisik, paling memusatkan perhatian pada penduduk bumi ini dan bagaimana mereka berbeda secara biologis.

Pertanyaan lain, yang selalu menarik perhatian ahli-ahli antropologi fisik dan sekarang semakin diperhatikan oleh umum, adalah bagaimana penduduk di muka bumi menyesuaikan diri secara fisik pada lingkungan alamnya. Apakah bangsa Eskimo lebih baik perlengkapannya untuk menahan dingin daripada orang lain? Apakah pigmen kulit berwarna memberi ketahanan khusus terhadap matahari tropis? Apakah kapasitas paru-paru atau darah untuk mengandung oksigen meningkat pada orang-orang yang tinggal di daerah-daerah pegunungan yang tinggi? Spekulasi telah mendorong ahli-ahli antropologi ke berbagai daerah di bumi ini. Mereka menemukan jawaban yang memungkinkan kita berharap, bahwa manusia barangkali akan menyesuaikan diri, pada waktunya, pun dalam menghadapi polusi yang disebabkan industri dan sampah yang merusak yang senantiasa mengubah lingkungan kita; karena ahli-ahli antropologi telah menunjukkan kepada kita, bahwa tubuh orang pada zaman yang lain dan di lain tempat sering menyesuaikan diri kepada keadaan lingkungan yang mengancam kehidupan manusia.

Incoming search terms:

  • antropologi fisik
  • pengertian antropologi fisik
  • makalah antropologi fisik
  • antropologi fisik adalah
  • contoh antropologi fisik
  • jelaskan antropologi fisik
  • antropologi fisok
  • antropologi fisik memusatkan perhatian pada
  • antropologi fisik menurut para ahli
  • seperti apakah antropologi secara fisik itu?

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • antropologi fisik
  • pengertian antropologi fisik
  • makalah antropologi fisik
  • antropologi fisik adalah
  • contoh antropologi fisik
  • jelaskan antropologi fisik
  • antropologi fisok
  • antropologi fisik memusatkan perhatian pada
  • antropologi fisik menurut para ahli
  • seperti apakah antropologi secara fisik itu?