Advertisement

Nama dua buah tugu tempat pemujaan dewa matahari di Mesir, yang sekarang berada di London dan New York. Kedua tugu ini didirikan oleh Raja Thutmose III di Heliopolis, Mesir, pada abad ke-15 SM. Pada tahun 22 SM, atas perintah penguasa Romawi, Kaisar Agustus, kedua tugu ini dipindahkan ke Aleksandria. Pada tahun 1820, satu di antara kedua tugu itu diserahkan oleh penguasa Mesir, Mehamet Ali, kepada raja Ing-gris, George IV. Pada tahun 1878, secara resmi tugu itu didirikan di tebing Sungai Thames oleh Ratu Victoria dan sampai sekarang masih ada di sana. Tugu yang lainnya diserahkan penguasa Mesir, Khedive Ismail Pasha, sebagai hadiah kepada kota New York. Tugu itu kemudian didirikan di pusat taman kota New York pada tahun 1881.

Tidak diketahui secara pasti mengapa orang menyebutnya Cleopatra’s Needles, yang artinya “jarum Cleopatra.” Penulis Arab Abad Pertengahan menyebutnya Misallah Firaun. Dalam bahasa Arab percakapan abad ke-19, kata itu dapat berarti “jarum besar” dan “tugu”. Mengenai nama Cleopatra, mungkin Cleopatra adalah firaun paling terkenal yang memerintah di Aleksandria. Rupanya orang tidak menyadari bahwa tugu itu telah dibangun 1.500 tahun sebelum pemerintahan Cleopatra.

Advertisement

Advertisement