Advertisement

Dari kata Inggris trial and error, digunakan oleh L. Morgan bagi siUtu tingkah laku yang ditampilkan oleh organisme dalam melaksanakan tugas tertentu, bila organisme itu tidak mampu segera memecahkan masalahnya, atau tidak dia pola-pola tingkah laku yang jelas. Tingkah laku demikian oleh C.L. Hull disebut “operant”, artinya tingkah laku yang bekerja.

Pola-pola tingkah laku yang kompleks biasanya dikembangkan atau dipelajari dengan berulang-ulang memberikan penguatan atau dorongan yang positif dan terarah terhadap tingkah laku yang dikehendaki. Dalam proses belajar, dengan situasi belajar yang tidak menggariskan pola tingkah laku tertentu yang menjadi model pembentukan tingkah laku, organisme E yang belajar akan menampilkan tingkah laku yang 1 bervariasi, acak, dan tidak terarah. Bila suatu pola tingkah laku berhasil dibentuk, dalam prosesnya tampak bahwa dengan percobaan yang berkali-kali, organisme makin lama makin cepat menampilkan pola tingkah laku itu dalam percobaan-percobaan, sehingga akhirnya dilakukan dengan segera, langsung, dan benar. Tingkah laku serupa itu dikatakan sebagai ting-kah laku yang dipelajari melalui metode “coba dan salah”.

Advertisement

Eksperimen-eksperimen untuk ini telah dilakukan sejak tahun 1900, dengan menggunakan kotak-kotak teka-teki dan labirin. Pola tingkah laku yang tampil disimpulkan dari hasil belajar yang tanpa pola rencana sebelumnya dan tanpa tujuan yang terarah dalam pemecahan masalahnya. Bahwa proses belajarnya sudah bertambah maju dapat dilihat dari hilangnya secara berangsur-angsur tingkah laku yang tidak perlu, tidak dikehendaki, dan dari makin konsistennya tingkah laku yang dikehendaki.

Advertisement