Advertisement

COCOPET
Suatu jenis serangga yang banyak dijumpai di tanah, timbunan sampah, kayu, batu, dan sela-sela buku. Tubuhnya berukuran 10—50 milimeter, berwarna cokelat muda sampai kehitaman. Pasangan sayap depan tebal dan sangat pendek sehingga hanya menutup sedikit bagian depan badannya. Pasangan sayap belakang berupa membran tipis berbentuk kipas yang terlipat di bawah pasangan sayap depan. Pada ujung perut terdapat alat seperti capit; pada yang jantan capit ini lebih melengkung.
Cocopet aktif mencari makan pada malam hari. Binatang ini omnivor, dan memakan sisa tumbuhan, binatang, dan jamur-jamur yang tumbuh di sampah. Pada siang hari cocopet bersembunyi di tanah, celah kavu, batu, dan tempat terlindung. Berbeda dengan kebanyakan serangga yang lain, cocopet betina memelihara anaknya. Telurnya 20—40 butir, yang diletakkan berkelompok dan dierami di tanah. Telur yang tercecer segera dikumpulkan lagi. Induk cocopet memberi makan dan menjaga anak- anaknya sampai anak-anak itu cukup besar dan mampu hidup sendiri. Anak cocopet menjadi dewasa setelah mengalami 4—5 kali ganti kulit. Seluruh siklus hidupnya memerlukan waktu sekitar 6 sampai 10 bulan.

Jumlah anggotanya cukup banyak, tidak kurang dari 130 jenis. Cocopet umumnya tidak merugikan manusia, ternak, maupun tumbuhan. Di Inggris, binatang ini dinamakan earwig, karena dianggap dapat masuk lubang telinga orang tidur. Namun sebenarnya hal tersebut jarang sekali terjadi.
Klasifikasi Ilmiah. Cocopet termasuk bangsa Dermaptera.

Advertisement

Incoming search terms:

  • cocopet
  • klasifikasi cocopet
  • serangga cocopet
  • siklus hidup cocopet
  • nama latin cocopet
  • hewan cocopet
  • cocopet serangga
  • binatang cocopet
  • nama ilmiah cocopet
  • cocpet

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • cocopet
  • klasifikasi cocopet
  • serangga cocopet
  • siklus hidup cocopet
  • nama latin cocopet
  • hewan cocopet
  • cocopet serangga
  • binatang cocopet
  • nama ilmiah cocopet
  • cocpet