Disiplin ilmu politik sekarang dan mendatang

Oleh sebab itu ilmu politik adalah ilmu multidisiplin dan multi-teori. Ia merupakan bidang penyelidikan yang bersemangat, dan berkemungkinan besar tidak akan punah kecuali politik dihapuskan, suatu kemungkinan yang sebagian besar profesi menganggapnya dengan senang hati sebagai hal yang mustahil. Pandangan-pandangan klasik para filosuf dan pakar sejarah politik masih tetap, dan jurusan-jurusan ilmu politik umumnya kebal dari suara-suara rayuan pos- moderimse irasionalis. Konservatisme pendisiplinan ini tentu saja tidak berarti konservatisme politik. Para ahli ilmu politik sangat bera-gam dalam orientasi ideologi mereka, sambil tetap setia pada penalaran dan analisis yang tidak memihak; sesungguhnya mereka acapkali melihat peran mereka sebagai kebenaran yang berbicara kepada kekuasaan (speaking truth to power). Sementara sebagian mengkhawatirkan disiplin itu berada dalam bahaya terpecah-pecah menjadi dalam aliran-aliran yang berseteru (Almond 1989), sebagian yang lain melihat kekurangan batasan paradigmatik justru bermanfaat untuk bidang tersebut, dan mereka mengamati di seluruh dunia, para analis politik komparatif dan empiris bersibuk diri dalam penelitian tentang demokrasi, demokratisasi, persyaratan untuk negara yang sah dan efektif, dan prospek keadilan dan penyelesaian konflik dalam tatanan internasional baru tugas yang memerlukan sedikit justifikasi.