Advertisement

Seorang ahli etnologi berusaha untuk memahami bagaimana perbedaan dari cara berpikir dan cara berlaku yang sudah membaku pada orang-orang masa sekarang dan masa lalu, dan juga memahami sebab dari perbedaan itu. Dengan kata lain, etnologi mempelajari pola-pola kelakuan seperti adat-istiadat perkawinan, struktur kekerabatan sistem politik dan ekonomi, agama, cerita-cerita rakyat, kesenian dan musik dan bagaimana perbedaan di antara pola-pola itu dalam berbagai masyarakat pada masa ini. Ahli etnologi juga mempelajari dinamika kebudayaan bagaimana kebudayaan berkembang dan berubah dan bagaimana kebudayaan tersebut dan kebudayaan lain saling mempengaruhi termasuk juga interaksi antara berbagai kepercayaan dan cara-cara melaksanakannya di dalam suatu kebudayaan dan efeknya pada kepribadian perorangan. Jadi, maksud dan tujuan seorang ahli etnologi sebagian besar sama dengan tujuan seorang ahli arkeologi. Namun, seorang ahli etnologi mempergunakan data yang dikumpulkan sendiri oleh para peneliti lapangan, sedangkan seorang ahli prasejarah harus bekerja dengan kepingan-kepingan sisa kebudayaan zaman dulu — dan itu merupakan dasar baginya untuk mengadakan perkiraan akademis tentang kebiasaan-kebiasaan orang-orang di zaman prasejarah.

Satu tipe ahli etnologi, seorang etnografer (ahli ilmu perbandingan adat istiadat bangsa-bangsa) biasanya selama setahun hidup di antara, berbicara dengan dan mengamat-amati orang-orang dengan adat-istiadat yang menarik baginya. Pekerjaan lapangan sering menghasilkan uraian terperinci (etnography) mengenai banyak aspek dari cara berlaku dan cara berpikir yang sudah membaku dari orang-orang yang dipelajari itu. Seorang ahli etnografi tidak saja membahas pola-pola kehidupan pada umumnya tetapi dapat juga mengemukakan pertanyaan seperti: Bagaimana hubungan di antara perilaku ekonomi dan perilaku politik? Bagaimana kebiasaan orang dapat disesuaikan dengan keadaan lingkungan? Apakah ada hubungan tertentu antara kepercayaan mengenai alam gaib dengan pandangan mengenai alam dan praktek-praktek menurut kodrat alam? Dengan kata-kata lain, ahli etnografi melukiskan cara-cara hidup dari sekelompok orang tertentu dan juga dapat mengemukakan penjelasan tertentu tentang beberapa kebiasaan yang telah diamatinya.

Advertisement

Sejak semula etnografi berlomba dengan waktu. Sampai 6(H) — 700 tahun yang lampau jumlah total kebudayaan-kebudayaan manusia terus meningkat; semenjak itu, jumlah dan aneka corak kebudayaan di dunia berkurang dengan cepat karena meluasnya masyarakat-masyarakat teknologi yang maju dengan cepat mematikan kebudayaan satu per satu. Kebudayaan yang tidak diperhatikan sekarang mungkin esok sudah hilang tanpa meninggalkan bekas.

Karena begitu banyak kebudayaan belakangan ini mengalami perubahan- perubahan yang luas, maka untunglah ada sejenis ahli etnologi yang lain, yaitu ahli sejarah etnologi yang mau mempelajari bagaimana cara hidup dari kelompok-kelompok tertentu berubah dari jaman ke jaman. Seorang ahli sejarah etnologi meneliti dokumen-dokumen tertulis (yang mungkin atau tidak dibuat oleh ahli-ahli antropologi). Ia mungkin saja bertahun-tahun mempelajari naskah-naskah seperti laporan para misionaris, laporan-laporan pedagang- pedagang dan peneliti-peneliti, dan laporan-laporan resmi pemerintah untuk merumuskan rentetan terhadap tahapan perubahan kebudayaan yang telah terjadi. Berlainan dengan seorang ahli etnografi yang untuk bagian terbesar berpegang pada hasil pengamatannya sendiri, seorang ahli sejarah etnografi harus mengandalkan diri pada laporan-laporan orang lain; sering ia mencoba mencocokkan dan memahami keterangan-keterangan yang terpencar dan hal-hal yang kelihatannya saling bertentangan diberinya makna tertentu. Dengan demikian, penelitian seorang ahli sejarah etnografi banyak persamaannya dengan penelitian seorang ahli sejarah dengan perbedaan bahwa seorang ahli sejarah etnografi biasanya memperhatikan sejarah suatu bangsa yang tidak meninggalkan catatan-catatan tertulis. Seorang ahli sejarah etnografi berusaha menyusun kembali sejarah mutakhir dari suatu bangsa dan dapat pula mengemukakan keterangan-keterangan tentang apa sebabnya perubahan- perubahan tertentu terjadi.

Dengan data yang dikumpulkan dan dianalisa oleh ahli etnografi dan ahli sejarah etnografi dapatlah terlaksana tugas dari jenis ahli etnologi yang ketiga yaitu peneliti-pembanding, atau peneliti lintas budaya. Jelaslah bahwa untuk memahami penyebaran dari kebiasaan-kebiasaan dan berbagai kaitan- di antaranya maka kita perlu mengetahui, kebiasaan-kebiasaan manakah yang khas untuk masyarakat terbanyak di jaman sekarang, maupun di jaman yang lampau. Peneliti-pembanding atau peneliti lintas budaya dapat mengemukakan pertanyaan-pertanyaan seperti: Bagaimanakah seringnya dan di tempat-tempat manakah kita temui kebiasaan-kebiasaan perkawinan jamak (suami atau isteri lebih dari seorang), khitanan dari lelaki remaja, atau kepercayaan pada Tuhan yang tinggi atau makhluk mujizat? Peneliti lintas budaya dapat pula bertanya apa sebabnya suatu kebiasaan tertentu ilmu sihir, misalnya terdapat di tempat tertentu, tetapi tidak ada di tempat lain. Dengan demikian, peneliti lintas budaya berusaha untuk mengungkapkan yang mana di antara keterangan-keterangan yang dikemukakan sebagai jawaban dalam kasus-kasus tertentu, dapat diterima sebagai hal-hal yang berlaku umum.

Ahli antropologi budaya jenis mana pun mungkin saja menaruh perhatian pada berbagai aspek dari perilaku dan cara berpikir yang khas dalam suatu masyarakat, mulai dari perilaku ekonomi sampai ke perilaku politik, beraneka gaya kesenian, musik dan agama. Jadi, antropologi budaya tumpang tindih dengan disiplin lain yang memusatkan perhatian pada beberapa aspek khusus dari eksistensi manusia, seperti sosiologi, psikologi, ekonomi, ilmu politik, kesenian, ilmu pengetahuan musik dan ilmu perbandingan agama. Sifat khas dari antropologi budaya adalah bahwa ilmu itu ingin mengungkapkan bagaimana semua aspek dari eksistensi manusia berbeda pewujudannya dalam setiap masyarakat manusia di seluruh bumi dan dalam perioda sejarah yang berlainan.

Incoming search terms:

  • pengertian etnologi
  • etnologi
  • contoh etnologi
  • contoh dari etnologi
  • etnologi menurut para ahli
  • contoh penelitian etnologi
  • pengertian etnologi menurut para ahli
  • arti etnologi
  • definisi etnologi
  • definisi etnologi menurut para ahli

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian etnologi
  • etnologi
  • contoh etnologi
  • contoh dari etnologi
  • etnologi menurut para ahli
  • contoh penelitian etnologi
  • pengertian etnologi menurut para ahli
  • arti etnologi
  • definisi etnologi
  • definisi etnologi menurut para ahli