ARTI KRITERIA MARSHALL- LEMER

179 views

Marshall-Lerner criterion (kriteria Marshall- Lemer)

Kriteria ini dinamai berdasarkan nama ahli ekonomi Inggris Alfred Marshall dan ahli ekonomi Amerika Serikat Abba Lemer. Kriteria ini sekadar kondisi yang menunjukkan bahwa devaluasi mata uang suatu negara akan memperbaiki neraca perdagangan negara tersebut. Kebutuhan perbaikan semacam ini tidak dengan sendirinya mengikuti, karena suatu devaluasi akan secara normal menurunkan nilai setiap unit ekspor negara tersebut di mata uang dunia dan bisa jadi tidak menurunkan nilai setiap unit impornya. Jika neraca perdagangan membaik setelah terjadi devaluasi, penjualan ekspor pasti cukup meningkat, dan/atau pembelian cukup berkurang, untuk mengimbangi setiap ekspor yang relatif menurun. Ekspor yang relatif menurun ini disebut ‘terms of trade negara yang makin memburuk’.

Kriteria Marshall-Lemer menyatakan bahwa neraca perdagangan akan membaik seiring depresiasi mata uangnya jika (nilai positif) elastisitas permintaan luar negeri atas ekspornya dan (nilai positif) elastisitas permintaan atas impornya sama-sama berjumlah lebih dari seluruh unit’. (Suatu elastisitas permintaan terhadap suatu komoditas menunjukkan peningkatan persentase kuantitas setelah terjadi penurunan sebesar 1 persen dari harga komoditas yang diminta). Kriteria Marshall-Lerner memadai jika asumsi-asumsi simplifikasi berikut ini bisa diterapkan ekspor negara merupakan suplai elastis yang tidak terbatas (harga ekspor konstan dalam mata uang domestik negara tersebut); pasokan impor dunia terhadap negara tersebut bersifat elastis tidak terbatas (harga-harga impor konstan dalam mata uang luar negeri) dan neraca perdagangan pada awalnya tidak dalam keadaan surplus atau defisit. Dalam kondisi seperti itu devaluasi x persen akan menyebabkan reduksi x persen terhadap laba mata uang asing dari setiap unit ekspor, dan tidak ada perubahan terhadap laba mata uang asing untuk setiap unit impor. Dengan kata lain, ini akan menyebabkan menurunnya term of trade sebesar x persen. Tapi, jika kriteria Marshali-Lerner dijadikan pedoman, ini juga akan menyebabkan peningkatan volume ekspor dan penurunan volume impor, yang secara bersama-sama berjumlah lebih dari x persen sehingga lebih banyak dari menurunnya term of trade ini.

Berbagai kualifikasi kriteria Marshail-Lemer diperlukan jika berbagai asumsi yang disebut dalam paragraf sebelumnya tidak berlaku Jika. sebagai contoh, harga ekspor dalam mata uang asing sebagian terkait dengan harga-harga kompetitor luar negeri dalam mata uang asing, maka kerugian term of trade yang mengikuti suatu devaluasi akan lebih kecil, dan suatu peningkatan neraca perdagangan akan lebih mudah dicapai. Sebaliknya, suatu devaluasi yang dimulai dari posisi awal defisit pada umumnya membutuhkan respons volume yang lebih besar jika itu untuk meningkatkan neraca perdagangan. Sehingga elastisitas ekspor dan impor harus ditambah menjadi lebih dari keseluruhan unit agar devaluasi itu berhasil.

Teori neraca pembayaran modem, yang di-kembangkan sejak Perang Dunia U. menunjukkan beberapa modifikasi yang lebih fundamental terhadap kriteria Marshall-Lemer. Pertama. devaluasi akan cenderung meningkat dalam harga dan biaya domestik. Inflasi domestik ini mungkin sebagian atau sepenuhnya menggocanskan untuk meningkatkan ekspor dan pengurangan impor. Modifikasi kedua ditunjukkan lewat teknik-teknik analisis penggandaan (multiplier anaiysisjKeynesian; setiap peningkatan dalam neraca perdagangan akan meningkatkan pendapatan dan belanja domestik, menyedot lebih banyak impor, sehingga sebagian atau sepenuhnya merusak perbaikan sebelumnya. Modifikasi ketiga diperlihatkan oleh teori moneter tentang neraca pembayaran. Setiap perbaikan dalam neraca perdagangan akan menyebabkan arus masuk moneter, rangsangan terhadap pembelanjaan domestik, dan pada gilirannya meningkatkan impor yang akan merusak perbaikan yang sudah dilakukan sebelumnya. Ketiga per kembangan ini makin memperjelas bahwa keberhasilan devaluasi tidak hanya bergantung pada ukuran elastisitas ekspor dan impor, sebagaimana ditunjukkan kriteria Marshali-Lerner, tapi juga bergantung pada proses inflasioner domestik, para despansi pendapatan domestik dan pada peristiwa yang terjadi pada kondisi-kondisi moneter domestik.

Incoming search terms:

  • pengertian lemer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *