Layanan perkotaan

Banyak layanan masyarakat di negara modern disediakan oleh pemerintah kota. Sebagian ahli mendefinisikan pemerintahan perkotaan dalam pengertian konsumsi layanan masyarakat secara kolektif (Dunleavy 1980). Karena itu riset meneliti siapa mendapatkan apa dalam kota. Ini juga diperbandingkan dengan pembelanjaan layanan masyarakat dari berbagai otoritas lokal berdasarkan atribut sosial, ekonomi dan politik mereka. Mengenai apakah kontrol politik partai memberikan perubahan terhadap layanan dan pembelanjaan perkotaan telah diteliti secara besar-besaran, dan kesimpulannya agaknya partai politik memang mempunyai kontrol, tapi pada batas tertentu (Sharpe dan Newton 1984).