Advertisement

Karena filsafat merupakan karya manusia, semua bagian pokok filsafat (epistemologi, etika, estetika, dan sebagainya) mengulas tentang hakikat manusia. Kita mengumpulkan di sini sejumlah referensi yang banyak di antaranya berfungsi sebagai definisi alternatif tentang hakikat itu.

1. Plato memandang manusia pada hakikatnya sebagai suatu kesatuan pikiran, kehendak, dan nafsu-nafsu.

Advertisement

2. Walupun Aristoteles melanjutkan pembagian ini, dan pembagian ini terus menandai banyak pemikiran tentang manusia sepanjang Abad Pertengahan, pandangan Aristoteles tentang jiwa sebagai forma tubuh menganjurkan suatu kesatuan organik, yang dapat didefinisikan sebagai “makhluk rasional”.

3. Hsun Tzu beranggapan bahwa pada hakikatnya manusia itu jahat, dan dengan begitu memerlukan latihan disiplin tubuh yang keras.

4. Agustinus memandang manusia sebagai kesatuan jiwa dan badan, dinodai oleh dosa warisan, dan dimotivasi oleh prinsip kebahagian.

5. William dari Ockham memandang manusia sebagai suppositum intellectuale, niakhluk rasional utuh yang berada pada dirinya sendiri. Selanjutnya ia berkeyakinan bahwa akal dan kehendak pada manusia bukan merupakan fakultas-fakultas tersendiri.

6. Bagi De La Mettrie manusia adalah mesin atau “mekanisme tak berjiwa”.

7. Holbach tidak sendirian dalam memandang manusia sebagai makhluk yang tidak dapat tidak dimotivasi oleh kepentingan diri.

8. Unamuno menolak interpretasi manusia sebagai makhluk rasional yang menurutnya terlalu abstrak. Ia menyodorkan pandangan tentang manusia sebagai makhluk yang terdiri dari “daging dan tulang”.

9. Cassirer memandang manusia sebagai “makhluk bersimbol”, yang kodratnya dapat dikenal hanya secara tidak langsung melalui studi bentuk-bentuk simbolik. Langer mengikuti Cassirer dalam mendefinisikan manusia.

10. Ortega v Gasset merupakan salah seorang yang berpandanaga bahwa manusia tidak mempunyai kodrat, tetapi sejarah.

11. Sartre mendefinisikan manusia sebagai “Nol yang menolkan”, pour sot yang bukan merupakan objek melainkan subjek, dan yang dari kodratnya bebas.

Incoming search terms:

  • me nol kan jiwa

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • me nol kan jiwa