migration (migrasi)

Migrasi merupakan istilah umum yang digunakan untuk mengacu pada imigrasi (atau migrasi masuk) dan pada emigrasi (atau migrasi keluar). Secara formal, kedua istilah ini mengacu pada berbagai tipe perubahan tempat tinggal, tapi kita biasanya berbicara mengenai imigrasi dan emigrasi untuk perubahan tempat tinggal antar negara, dan bicara mengenai migrasi masuk dan migrasi keluar jika menyangkut perubahan tempat tinggal antar subunit dalam suatu negara. Istilah “migrasi netto’ (net migration) digunakan untuk menunjukkan selisih antara jumlah peristiwa migrasi masuk dan jumlah peristiwa migrasi keluar dengan mengacu pada unit geografis khusus pada suatu periode waktu tertentu.

Istilahkan arus bruto (gross interchange) antara A dan B. Efektivitas migrasi didefinisikan sebagai rasio migrasi netto antara A dan B dan arus balik bruto antara kedua tempat itu. Karena itu, logikanya, efektivitas migrasi bisa bervariasi, dari yang rendah 0 sampai yang tinggi 1. Untuk sebagian besar unit geografis efektivitas migrasi cenderung lebih mendekati angka 0 daripada 1.

Tipe-tipe migrasi khusus biasanya juga diberi tanda tertentu. Petersen (1975) membuat pembedaan yang bermanfaat antara konsep migrasi bebas, migrasi dorongan (impelled migration) dan migrasi paksaan (forced migration). Pada migrasi bebas, kemauan dari pelaku migrasi menjadi faktor utama. Pada migrasi dorongan, kemauan dari pelaku migrasi merupakan subordinasi dari kemauan orang lain. Sedangkan pada migrasi paksaan. faktor yang paling utama adalah kemauan dari orang-orang lain dan kemauan pelaku migrasi tidak ada artinya sama sekali. Migrasi balik didefinisikan sebagai migrasi kembali ke suatu tempat di mana seseorang pernah tinggal. Untuk kebanyakan individu yang pernah melakukan migrasi beberapa kali sepanjang hidupnya, migrasi balik merupakan suatu komponen penting dari total jumlah perpindahan. Mata rantai migrasi mengacu pada pola umum individu dalam melakukan migrasi ke tujuan tertentu di mana mereka mempunyai kerabat atau teman yang pernah bermigrasi dari wilayah asal individu tersebut.

 

Kekhususan migrasi

Dalam skala universal sudah diobservasi bahwa kecenderungan bermigrasi yang paling kuat ada pada kelompok dewasa muda. Kekhususan yang lain. migrasi cenderung dibatasi berdasarkan budaya atau tokalitas tertentu.