Advertisement

NATURALISME

Inggris: naturalism. Latin dari kata: natura (alam, kodrat).

Advertisement

Sebutan yang diberikan kepada pandangan filosofis yang mem-berikan suatu peranan menentukan atau bahkan suatu peranan eksklusif kepada alam. Perhatian khusus dalam sistem inilah oposisinya terhadap roh dan tata adikodrati.

1. Naturalisme sebagai suatu teori filosofis umum mengarahkan diri setara berat sebelah pada alam sub-human, khususnya terhadap dimensi biologisnya. Naturalisme menganggap apa yang spesifik manusiawi sebagai suatu perluasan semata-mata dari tata biologis, menurut prinsip-prinsip ilmu alam.

Dalam pemikiran Giordano Bruno dan F.W.J. ScheLing, pandangan ini mengambil suatu warna panteistik. Menurut analogi suatu organisme, keduanya memandang seluruh alam sebagai suatu organisme yang hidup, yang dijiwai oleh yang mutlak.

Dalam bidang etika, naturalisme semacam ini menekankan dorongan-dorongan alamiah seseorang dipuaskan tanpa arahan dari suatu norma yang independen dari dorongan-dorongan ini.

Dalam bidang seni, seni semata-mata mempunyai tugas meniru alam sesempurna mungkin tanpa mengembangkan ide- ide yang lebih tinggi.

2. Dalam oposisi dengan tata alamiah terdapat suatu tipe lain yakni naturalisme teologis. Naturalisme ini menyatakan bahwa tidak ada komunikasi yang lain dari Allah kepada manusia yang mungkin, kecuali apa yang termasuk hakikat manusia dan dalam arti ini diberikan kepadanya. Jenis naturalisme ini pada dasarnya berlandaskan pada suatu salah pengertian tentang roh dan keterbukaannya terhadap yang tak terbatas.

Advertisement