Advertisement

ORGANISME

Inggris: organism.

Advertisement

Organisme tersebut ditentukan oleh ciri-ciri berikut: ia merupakan keseluruhan alamiah, korporeal. Ia tersusun dari berbagai bagian menurut posisi, konstitusi dan struktur kimiawi. (Struktur dan susunan bagian-bagian ini sama dengan organisasi.) Bagiai bagian yang berbeda dari organisme mempunyai kegiatan khusu: nya sendiri, yang bergantung pada keseluruhan dan demi kebaika keseluruhan. Bagian-bagian itu merupakan fungsi dari keseluruhai Menurut perbedaan strukturalnya, bagian-bagian organisme disebut anggota. Dan menurut perbedaan fungsionalnya, bagian-bagia organisme disebut organ.

Nama organis (lawannya: inorganis) diberikan kepada seme benda yang dibentuk berdasarkan pola organisme. Nama ini d berikan kepada semua benda yang dihasilkan dalam alam hany oleh organ-organ. Dan akhirnya nama organis diberikan kepad semua fungsi yang dijalankan oleh organ-organ.

Fungsi organisme yang umum dan paling penting ialah perkembangan dan pertumbuhan, pertahanan-diri dan pengukuhan-diri terhadap dunia sekitar (nutrisi, dan sebagainya), reproduksi. Reproduksi merupakan formasi suatu bagian yang sungguh-sungguh sama dengan keseluruhan tempat asalnya. Dan bagian itu dapat terus menerus ada sebagai organisme yang bebas setelah pemisahan. Totalitas fungsi dalam bermacam-macam organisme menghasilkan apa yang dikenal sebagai kehidupan organis (biologi = studi tentang kehidupan organis). Sejauh kehidupan ini (juga dalam binatang- binatang dan manusia) dijalankan secara tidak sadar, ia disebut kehidupan vegetatif.

Organisme-organisme dalam arti di atas bukan hanya makhluk-makhluk hidup bersel banyak, melainkan juga makhluk-makhluk bersel satu, karena mereka juga merupakan keseluruhan yang teratur baik dalam struktur maupun dalam fungsi. Yang menentukan bagi pembedaan antara organis dan inorganis bukanlah keseluruhan struktur, melainkan fungsi organis. Konsep organisme tidak mempertimbangkan pertanyaan apakah fungsi organisme mungkin atau tidak dengan atau tanpa prinsip kehidupan yang berbeda dari materi itu sendiri.

Ungkapan-ungkapan biologis di atas juga digunakan dalam arti yang berubah. Itulah sebabnya, “organisme” digunakan bagi keseluruhan (totalitas) yang menyerupai organisme biologis. Misalnya, ekonomi, masyarakat, angkatan bersenjata, dan sebagainya. Dan sebagai hasil perubahan ini seringkali ditarik kesimpulan yang tidak dapat dibenarkan (biologisme).

 

Sebagaimana beberapa filsuf mengangkat materi dan pikiran sebagai kunci metafisika, lainnya menemukan kunci itu pada konsep “organisme”. Filsafat organisme, yang terkadang dinamakan “organisisme”, merupakan hasilnya.

1. Filsafat Yunani memperlihatkan beberapa tendensi ke arah Filsafat organisme. Misalnya, Plato menganggap dunia sebagai organisme hidup. Dan Aristoteles setidaknya menggunakan sifat-sifat organik tertentu, seperti keterarahannya kepada tujuan, untuk membangun suatu sistem teleologis di mana sebab fins memainkan peran penting.

2. Pada abad ke-16 terdapat beberapa filsafat macam ini. Para celsus memandang dunia sebagai suatu organisme raksasa da manusia suatu mikrokosmos dari suatu makrokosmos. Keluarg van Hclmont, ayah dan anak, mengembangkan pandangan pandangan Paracelsus ke dalam monadologi.

3. Pada abad ke-17 pandangan ini mempengaruhi sistem Leibni; Dalam sistemnya, kendati dunia bukan suatu organisme, motif-motif organik hadir secara luas.

4. Pada abad ke-19 Fechner memaparkan suatu pendapat yan memandang Allah sebagai jiwa alam semesta. Unsur-unsur Nya adalah jiwa-jiwa yang lebih rendah. Jiwa-jiwa ini pada gilirannya memuat hirarki jiwa-jiwa yang lebih rendah lagi. Secara keseluruhan (Allah dan jiwa-jiwa itu) berfungsi bersam secara organis.

5. Filsuf Rusia, Soloviev, memberikan interpretasi organismik terhadap realitas.

6. Pada tahun-tahun belakangan Lossky, dengan mengikuti si bagian pandangan Leibniz, memandang dunia sebagai suat totalitas organik. Sistem Whitehead merupakan filsafat orgai isme dengan gaya tersendiri.

 

Penggunaan Beberapa Istilah

“Organis” digunakan untuk sesuatu yang mempunyai bermacan macam fungsi yang kesemuanya berhubungan dengan keseluruhan “Organisasi” digunakan bagi keseluruhan yang bagian-bagiannya yang diatur secara hirarkis, bekerja sama. Dan “organ” digunakan untuk bagian dari keseluruhan yang mempunyai fungsi khusu Sistem-sistem komunikasi dan perintah yang ada dalam otak didalam sistem-sistem saraf dari organisme yang lebih tinggi men berikan kesempatan bagi studi perbandingan terhadap sistem-sistem ini dengan komputer elektronik (Kibernatika). Penelitian dapat berbuat banyak untuk menjelaskan basis material kejadi; psikis.

Namun, komputer harus dibedakan dari organisme hidup. Pertama, karena fakta bahwa komputer diprogramkan oleh manusia. Dan komputer beroperasi sesuai dengan program tersebut. Sedangkan “program” organisme terjadi secara alami. Kedua, karena fakta bahwa program mesin yang mengatur, merupakan bagian konkret dari mesin yang dapat dengan mudah diubah. Sedangkan dalam organisme program ada dalam organisme seluruhnya secara tidak terpisahkan. Ketiga, karena fakta bahwa tujuan mesin ialah bekerja dan berproduksi demi manusia yang membuat program. Sedangkan tujuan kegiatan organisme, yang menentukan dan berguna, ialah organisme itu sendiri.

 

Penjelasan Organismik

Penjelasan mengenai kekhasan dari suatu keseluruhan

a) sebagai sesuatu yang berbeda dari ciri khas bagian-bagian individual dan

b) sebagai sesuatu yang niscaya untuk menjelaskan bahwa analisis interaksi dari bagian-bagian perlu untuk penjelasan keseluruhan itu. Keseluruhan dianggap tidak hanya sebagai jumlah kuantitatif dari bagian-bagian, tetapi sebagai sesuatu yang berbeda secara kualitatif dari jumlah bagian-bagian itu.

Incoming search terms:

  • arti organisme
  • totalitas organis
  • apa yang di maksud dengan totalitas organis ?
  • pandangan organisme

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti organisme
  • totalitas organis
  • apa yang di maksud dengan totalitas organis ?
  • pandangan organisme