Advertisement

PASI

Inggris passion, dari Latin passio, terjemahan dari Yunani pathos (keadaan pasif, perasaan).

Advertisement

1. Dalam kategori Aristoteles, pasi berlawanan dengan aksi (tindakan) dan mengacu kepada keadaan suatu hal yang menerima tindakan dari hal lain (menanggung, menderita). Pasi dari suatu hal dengan demikian tidak menunjuk kepada esensi melainkan aksiden hal tersebut, dan mempunyai arti pasif.

2. Skolastisisme meneruskan makna di atas, kendati mempertanyakan apakah pasi dari suatu hal merupakan bagian dari hal itu sendiri.

3. Pada zaman Descartes pasi menjadi disposisi (kecenderungan) emosional. Di kalangan pemikir Yunani disposisi-disposisi semacam ini digambarkan sebagai konsekuensi unsur apetitif dalam manusia. Descartes menjadikan hasrat sebagai satu dari enam pasi (nafsu) kehidupan emosional manusia. Di sini dipertahankan semacam arti pasi yang asli. Alasannya, diandaikan bahwa emosi-emosi ini mendatangi jiwa dengan melawan kehendak atau akal kita, sebagai hasil kodrat apetitif atau s mangat kebinatangan.

4. Spinoza menggunakan istilah affect (afek) untuk mengarak; “pasi jiwa” yang memungkinkan pikiran ditentukan ke sai atau lain arah. Ia menggabungkan hasrat dengan kebaliagia; dan kesedihan, seraya menjelaskan semua afek lainnya dalam kerangka kebahagiaan dan kesedihan.

5. Bagi Hegel pasi adalah sisi subjektif dan formal dari kehenda yang menyediakan energi bagi prestasi manusia.

6. Fourier malah melangkah lebih jauh. Ia beranggapan bahw pasi-pasi (nafsu-nafsu) adalah kodrati dan baik, dan dari kodra nya selaras. Kebahagiaan manusia terletak di dalam mempraktikkan nafsu-nafsu dengan leluasa. Mengambil Fourier sebag wakil periode Romantik, kiranya jelaslah bahwa pada perioc ini arti awal pasi sebagai “kepasifan” telah digantikan oleh si macam lawannya, yakni, sumber kegiatan pada manusia.

Incoming search terms:

  • apa arti dari pasi

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • apa arti dari pasi