Advertisement

Bagi masyarakat Silat, padi merupakan komoditas yang wajib ditanam dan tabu bila ditinggalkan. Oleh karena itu, disadari atau tidak, usaha tani padi hampir tidak pernah diperhitungkan untung atau ruginya yang penting adalah setiap rumah tangga harus menghasilkan padi guna memenuhi kebutuhan konsumsi i keluarga.

Pada dasarnya cara membuka ladang yang dilakukan oleh masyarakat adalah sama yaitu tebang, bakar, dan tanam. Namun, yang berbeda dari jawaban responden adalah kondisi awal lahan yang akan dijadikan ladang. Untuk membuka lahan ladang yang berasal dari berbagai vegetasi awal tidak perlu banyak pertimbangan karena lahan tersebut sudah pernah ditanami padi. Sementara lahan yang berasal dari hutan primer, maka pertimbangan dari ketua adat harus diperhatikan. Kadang untuk menentukan lokasi ladang memerlukan waktu 1-2 minggu, setelah lokasi ditemukan dan sesuai maka harus ditunggu waktu yahg tepat untuk mulai menebang pohon yang diawali oleh ketua adat. Setelah ketua adat memotong salah satu pohon maka kegiatan penebangan hutan harus segera dilakukan. Kegiatan menebang kayu umumnya dilakukan oleh tenaga laki-laki. Sistem arisan tenaga antar warga merupakan cara yang efektif dalam menyelesaikan pekejaan membuka ladang maupun penyelesaiaan pekerjaan lainnya, seperti menanam, menyiangi rumput dan menanam padi serta panen.

Advertisement

Dalam kegiatan menanam hingga penyiangan biasanya sistem arisan adalah yang lazim digunakan dan pemilik pekerjaan harus menyediakan makan siang dan minuman selama bekerja di lahan mereka. Tidak ada pekerjaan yang dibayar, karena selama kegiatan penyiapan lahan hingga menjelang panen semua pekerjaan diatur dengan sistem arisan dan bergiliran dari satu ladang ke ladang lainnya.

Dengan sistem arisan ini, pemangku kerjaan tidak perlu menyiapkan uang tunai, tetapi hanya perlu menyiapkan makanan.

Dengan menyediakan makanan ini warga yang bekerja dapat melanjutkan kegiatan menebang hingga selesai satu sampai dengan dua hari dan menyebabkan yang bekerja dapat bertahan hingga pekerjaan selesai. Pola lainnya adalah menggunakan tenaga dalam keluarga sendiri, biasanya hanya terbatas pada kegiatan pembersihan/penyiangan tanaman.

Sistem tebang, bakar, dan tanam merupakan budaya yang turun-temurun diwariskan oleh orang tua mereka dan diterima dari generasi ke generasi berikutnya dan inilah yang disebut budaya ladang berpindah. Demikian juga dengan jenis tanaman yang diusahakan merupakan komoditas yang diwariskan oleh generasi terdahulu.

Demikian juga yang menanam padi, biasanya dilakukan dengan sistem arisan, namun yang bekerja tidak saja kaum laki-laki melainkan juga kaum wanita termasuk kegiatan menyiangi rumput.

Advertisement