Advertisement

PEMIKIRAN

Inggris: thought.

Advertisement

Istilah ini menunjuk baik pada proses kegiatan mental maupun hasilnya. Interpretasinya tergantung pada pandangan seseorang berkenaan dengan metafisika, universalia (hal-hal universal), dan epistemologi. Umumnya, daftar interpretasi macam ini membawa kita kepada pembeberan sejarah filsafat.

1. Pendekatan Platonik, mulai dari Plato hingga Whitehead, menganggap pemikiran sebagai suatu dialog batin yang menggunakan ide-ide abstrak yang sama sekali tidak fiktif, yang memiliki realitasnya sendiri. Garis kebenaran Plato mengett ngahkan cara ide-ide atau forma-forma, lewat refleksi, dap; diambil dari doxasta (citra-citra).

2. Tradisi Aristotelian, Thomistik, malah termasuk Locke, menggunakan abstraksi untuk mencapai ide-ide umum dari fantasm indera.

3. Asosiasionalisme membuang ide-ide abstrak. Sebagai gantinya menggunakan timbunan atau tumpukkan citra atau pencerapan yang berhubungan lewat persamaan dan kontiguitas, untu memungkinkan lahirnya ide umum.

4. Bila ide asosiasi digabung dengan premis-premis materialism kita memperoleh pandangan seperti yang dianut oleh Thorns Hobbes. Di situ perpaduan citra-citra dijelaskan dalam kontel materi dan bergerak. Dan pemikiran menjadi spesies perhitungan mekanis. La Mettrie menjelaskan pemikiran sebagai citra f sik dalam otak yang berkorelasi dengan bunyi-bunyi. Dalai konteks ini kita juga menemukan bahwa pemikiran diciptaka oleh otak. (“Otak mengeluarkan pemikiran sebagaimana ha mengeluarkan empedu.”) Konsekuensinya mungkin saja epifeni menalisme.

5. Melalui Brentano dan Husserl paham intensionalitas Abad Pe tengahan kembali menjadi sentral sebagai kategori pemikira yang meyakinkan.

Incoming search terms:

  • arti dari pemikiran

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti dari pemikiran