Advertisement

PENALARAN

Inggris: reasoning. Latin: ratiocinium

Advertisement

Beberapa Pengertian

1. Proses menarik kesimpulan dari pernyataan-pernyataan.

2. Penerapan logika dan/atau pola pemikiran abstrak dalam memecahkan masalah atau tindakan perencanaan.

3. Kemampuan untuk mengetahui beberapa hal tanpa bantuan langsung persepsi inderawi atau pengalaman langsung.

Penalaran adalah satu jenis kegiatan (atau keadaan kesada an) yang dapat dibedakan dengan jenis lainnya, seperti: mimp imajinasi, ingatan, intuisi, membayangkan, mengamati, mengi drai, meragukan, menekan perasaan, melarang, mengontrol menyeleksi, menipu. Adalah mungkin bahwa suatu unsur atau bentuk penalaran bisa tercakup di dalam tiap-tiap hal ini.

Penalaran dapat dipergunakan untuk bermacam tujuan: menipu, membantah, berdebat, meragukan, mengajak, menyatakan, menjelaskan, meminta maaf, rasionalisasi, dan sebagainya. Rupa-rupanya setiap bentuk kegiatan sadar dapat dipengaruhi dan dibentuk oleh proses penalaran.

Penalaran Diskursif

Proses penalaran yang bergerak dari premis-premis menuju sebuah kesimpulan.

Penalaran Analogis

Berargumentasi dengan memperbandingkan kesamaan dan perbedaan antara hal-hal. Kalau dua hal serupa (sama) dalam banyak segi, sangat boleh jadi kedua hal itu serupa (sama) dalam banyak segi lainnya. Bentuk argumen dari penalaran ini: Karena X dan Y, menurut pengamatan, serupa (sama) dalam segi-segi a, b, c…, kedua hal itu sangat boleh jadi akan serupa (sama) dalam segi- segi selanjutnya: m, n, o, …, yang ciri-cirinya sudah diamati da¬lam salah satu dari dua hal yang dibandingkan itu (misalnya, X), tetapi belum dalam hal lainnya (misalnya, Y). Argumen-argumen spesifik berdasarkan analogi seperti itu tidak pernah bersifat konklusif dan tidak berfungsi sebagai bukti.

Incoming search terms:

  • Arti penalaran
  • pengertian penalaran diskursif

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • Arti penalaran
  • pengertian penalaran diskursif