Advertisement

ARTI PENJALINAN – Pohon besar dengan tinggi 20-30 meter dan diameter batang 35 – 80 sentimeter. Pohon ini dapat dijumpai di semua pulau besar di Indonesia, pada hutan pantai yang kering. Tinggi banirnya dapat mencapai 2,5 meter, dengan tebal kadang-kadang 15 sentimeter. Pepagannya merata sampai berlekah-lekah kecil. Daunnya tunggal dengan rangka mirip daun kayu manis. Perbungaannya dalam malai yang bercabang. Buahnya membulat telur, berwarna hijau dan berparuh, namun bila masak berwarna merah kekuningan sampai merah. Kayunya kurang awet tetapi m sering dipakai untuk bahan bangunan ringan. Keistimewaan lainnya, kayu pohon ini sangat liat dan mudah dibentuk, sehingga sering dipergunakan sebagai tangkai peralatan tukang kayu dan pertanian. Kadang-kadang, kayunya dipergunakan pula untuk balan alat olahraga dan penerbangan. Kayu pohon ini oerurat dan mengandung skatola yang berbau tidak enak mirip bau tinja, sehingga dikenal pula sebagai kayu tahi.

Pembentukan skatola ini dapat terjadi bila pohon atau kayunya mengalami perlukaan. Campuran remasan kayu tahi dengan bawang putih dalam air cuka digunakan untuk mengompres penderita demam; sedangkan campuran kayu tahi dengan jinten dan ketumbar bermanfaat sebagai obat mulas karena masuk angin.

Advertisement

Advertisement