Advertisement

PERSEPSI

Inggris: perception; dari Latin peneptio, dari pera pen (menerima). Beberapa Pengertian

Advertisement

1. Upaya memasukkan hal-hal ke dalam kesadaran kita sehingga dengan demikian kita dapat menamakan atau mengidentifikas kannya sebagai objek-objek di dunia luar. Secara umum, pe sepsi dianggap sebagai upaya menafsirkan dan mengadaka sintesis terhadap pencerapan-pencerapan (sensations).

2. Gambaran indrawi atas ciri-ciri struktural luar dari objek-objek dan proses-proses dunia material yang langsung mempi ngaruhi organ-organ indrawi.

3. Objek persepsi ialah apa saja yang hadir pada kesadaran, termasuk data indrawi, gambaran (image), ilusi, visi, ide da konsep.

4. Pengetahuan intuitif langsung, atau evaluasi atas ide atau situasi. Atau, kemampuan untuk memiliki pengetahuan intuit langsung atau kemampuan mengevaluasi ide atau situasi. I berkaitan dengan konsep insight (pemahaman).

5. Persepsi dianggap pula sebagai organisasi dan interpretasi atau data indrawi kasar. Dengan kata lain, persepsi didasarka pada pencerapan-pencerapan. Klasifikasi persepsi bertepats dengan klasifikasi pencerapan.

 

Fungsi Persepsi

Persepsi menjalankan (menunjukkan) fungsi-fungsi berikut dalam proses kognisi.

1. Merefleksikan hubungan-hubungan terpisah yang melekat pada objek-objek dan proses-proses dunia luar.

2. Memungkinkan mengangkat satu objek seluruhnya dari lingkungan, dengan merefleksikannya sesuai dengan hukum kesamaan (similaritas) dan perspektif, sesuai dengan bentuknya, ukuran, jaringan luar dan letaknya di dalam ruang.

3. Dapat menjadi suatu tanda bagi sifat-sifat lain, yang tidak dapat diamati pada objek tersebut, kalau sebelumnya kita mengetahui hubungan antara persepsi-persepsi dan sifat-sifat (ciri- ciri) ini.

4. Dapat berguna sebagai model bagi objek-objek lain yang tidak dapat diamati tetapi dalam beberapa hal sama dengan objek yang sudah diamati tadi.

5. Dapat berfungsi sebagai basis untuk membangun konsep- konsep kompleks.

 

Persepsi yang Membingungkan, Hal ini dapat ditemukan dalam filsafat Leibniz. Persepsi yang membingungkan ialah

a) persepsi-persepsi bawah sadar atau tidak sadar yang tidak dipahami secara jelas oleh intelek tetapi mempengaruhi kecenderungan-kecenderungan emosi dan pikiran,

b) Gagasan-gagasan yang tidak sepenuhnya dipahami (secara jelas dan terpilah-pilah) dalam semua implikasinya.

Persepsi Temporal

1. Persepsi di mana kesadaran akan waktu hadir dan menonjol.

2. Keyakinan akan persepsi langsung atas waktu sebanyak kita memiliki persepsi langsung atas warna-warna.

 

Teori Persepsi

1. Teori kausal. Persepsi mempunyai dan disebabkan oleh objek- objek yang ada secara eksternal yang merangsang organ-organ indra kita.

2. Teori kreatif, konstruktif, atau generatif: Persepsi-persq disebabkan oleh pikiran dan ada hanya sejauh pikiran memili nya.

3. Teori selektif: Persepsi merupakan kompleks sensa (kumpul hasil penginderaan) yang diseleksi oleh pikiran secara sac atau tidak sadar dan dijadikan teratur.

4. Teori representatif:

a) Objek-objek tidak tergantung (terpiss dari ide-ide kita tentang objek-objek yang kita peroleh d persepsi,

b) Ide kita tentang objek mewakili, menyalin, men hubungkan, memberikan kita suatu “peta” atau “diagram” dunia luar objek-objek,

c) Objek-objek menyebabkan adanya ic ide kita tentang objek-objek tersebut dengan merangsang sees fisik panca indera kita.

d) Pikiran memproses rangsanga rangsangan ini dalam kegiatan persepsi untuk membentuk ic ide kita.

Advertisement