Advertisement

PESIMISME

Inggris: pessimism; dari Latin pessimus (terburuk), superlatif dari pejor (lebih buruk).

Advertisement

1. Kecenderungan memandang segala sesuatu dari segi yang paling buruk dan segi yang tidak mengandung harapan.

2. Pandangan yang melihat segala sesuatu dengan perasaan sedih, kasihan, muram, murung, putus asa, absurd, sakit, mati; dan yakin bahwa semua perasaan ini bersifat dasariah dan merupakan unsur-unsur kehidupan yang tak terelakkan.

Dari Segi Psikologi dan Metafisik

1. Dari segi psikologi pesimisme merupakan sikap umum yang mendorong orang melihat sisi buruk dari segala sesuatu.

2. Dari segi metafisik, pesimisme merupakan pandangan yang mengatakan bahwa hakikat segala sesuatu pada dasarnya ia kejahatan atau sesuatu yang negatif. Atau pandangan ya mengatakan bahwa kejahatan dan penderitaan yang melar dunia lebih banyak dan mendasar daripada kebaikan.

Dari segi metafisik beberapa pesimisme dapat dilihat sebagai

a) Pandangan bahwa semua hal terarah atau condong kep; yang terjelek. Lawannya: prinsip terbaik,

b) Dunia pada ha katnya jahat dan akan tetap demikian di samping upaya n nusia. Lawannya: meliorisme.

c) Dunia ini merupakan du yang terburuk dari semua dunia yang mungkin. Lawann yang terbaik dari semua dunia yang mungkin.

Beberapa Jenis Pesimisme

1. Pesismisme kultural: ide bahwa pada akhirnya setiap kebu. yaan akan hilang. Ide bahwa tidak ada cara untuk menghinc atau mencegah hancurnya kebudayaan. Pendapat Troeltsch c Spengler termasuk dalam golongan ini. Menurut Schopenhai tokoh pesimisme klasik, hakikat realitas ialah “kehendak”. 1 hendak ini merupakan gerakan atau ransangan tanpa a yang mendorong terciptanya bentuk-bentuk yang selalu bs Manusia dapat luput dari rasa sakit yang disebabkan oleh hendak tersebut hanya dengan menghancurkan kehendak un hidup, dengan menolak dunia dan melarikan diri dari dui Kenikmatan estetis hanya merupakan cara untuk istirahat jenak.

2. Pesimisme tragis: sikap yang mencoba mengafirmasikan du dan kehidupan di samping ketakberartian segala sesuatu, atau di samping eksistensi manusia yang menuju kematian beserta semua eksistensi yang berdasar pada ketiad (filsafat eksistensial).

Makna Penderitaan

Kemenangan atas pesimisme pada dasarnya dicapai dengan ada pemahaman akan bernilainya eksistensi. Bagaimanapun, kejahai kejahatan moral, penderitaan dan rasa sakit, yang tidak dapat usir dari dunia oleh teori filosofis manapun, juga mempui makna positif bagi totalitas realitas.

Pesimisme Schopenhauer

1. Kita semestinya tidak bergembira karena kita hidup; sebaliknya kita harus meratapi fakta tersebut. Lebih baik tiada daripada ada (lebih baik tiada daripada hidup). Kehidupan adalah sesuatu yang seharusnya tidak ada.

2. Kalau seorang individu memilih, dia akan menolak kehidupan, sebab dia telah mengerti bahwa dunia ini sia-sia.

3. Semua keadaan dalam kehidupan berakhir sebagai frustrasi, tidak bahagia, ilusi, atau menyakitkan.

4. Kehidupan diliputi oleh penderitaan, keputusasaan, ketidakpuasan, ketidakpastian, kekecewaan, ketidakberdayaan, kehilangan harapan, dan kematian.

5. Dunia ini merupakan kemungkinan yang terburuk: tidak ada yang lebih buruk yang dapat diciptakan atau dibayangkan.

6. Dunia ini merupakan ungkapan dari kehendak yang buta serta irasional. Segala sesuatu memiliki kehendak untuk hidup dan konsekuensinya ialah adanya penderitaan.

7. Individu-individu dapat mengatasi dunia dan penderitaannya dengan kontemplasi filosofis, transendensi melalui pengalaman estetis, dan belas kasihan (compassion).

Incoming search terms:

  • pesimisme
  • pengertian pesimisme
  • arti pesimis
  • pengertian pesimis
  • Arti Pesimisme
  • pesimisme adalah
  • pesimistik

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pesimisme
  • pengertian pesimisme
  • arti pesimis
  • pengertian pesimis
  • Arti Pesimisme
  • pesimisme adalah
  • pesimistik