productivity (produktivitas)

Produktivitas merepresentasikan suatu hubungan antara input yang digunakan dalam proses produksi dan output yang dihasilkan proses produksi itu. Peningkatan produktivitas memungkinkan pertumbuhan pendapatan per kapita. Sejumlah besar karya penting telah masuk dalam analisis sejarah proses pertumbuhan di dunia Barat, dalam usaha untuk mengungkapkan sejauh mana produktivitas pada pertumbuhan output telah dicapai melalui pertumbuhan produktivitas ketimbang melalui peningkatan dalam input. Kendrick (1961) memfokuskan diri pada pada Amerika, Denison (1967) yang mencoba untuk menganalisis alasan perbedaan tingkat pertumbuhan di negara yang lainnya, dan Matthews et al. (1982) menganalisis proses pertumbuhan di negara Inggris. Sejak terjadi krisis minyak pada tahun 1973-1974, tingkat pertumbuhan di banyak negara barat perlahan-lahan terus menurun. Usaha untuk menemukan penjelasan mengenai apa saja yang mungkin bisa mengurangi pertumbuhan produktivitas dapat dijumpai dalam karya Denison (1979) dan Matthews (1982).

Esensi analisis produktivitas adalah suatu fungsi produksi dari bentuk Y = f (K, L) di mana K,L secara berurutan adalah input dari kapital dan tenaga kerja, dan Y adalah output. Suatu pandangan sederhana tentang pertumbuhan produktivitas akan menjadi satu di mana produktivitas akan tumbuh dengan cara yang sama seperti orang yang muncul dari langit. Dengan demikian seseorang mungkin menemukan bahwa fungsi produktivitas sebenarnya adalah Y = e”1 f (K, L). Di sini pertumbuhan output ada pada tingkat a. meskipun tidak perlu ada peningkatan dalam input yang diukur. Dalam analisisnya, Denison (1979) mencoba untuk memasukkan pertumbuhan produktivitas ini ke dalam perubahan yang muncul dari sumber-sumber seperti pendidikan, skala ekonomi, kemajuan pengetahuan, dan sebagainya. Courbis (1969) menyajikan suatu kerangka kerja yang jelas yang memperlihatkan bagaimana suatu angka indeks masalah penghitungan produktivitas dipasang ke dalam suatu skema umum angka indeks.

Produksi di atas membawa kepada usaha untuk menganalisa kemajuan netral seperti yang ada dalam kapital dan cadangan tenaga kerja dalam proporsi yang sama. Jika ada skala pengembalian yang konstan, produksi di atas dapat ditulis sebagai Y = ffe’IK, e’L), yang merepresentasikan kemajuan teknis yang netral dari Hick (1965). Tetapi pendekatan di atas tidak memperhitungkan fakta bahwa kapital adalah barang produksi. Rymes (1972: 1983) berpendapat bahwa Harrod (1961) menciptakan suatu kerangka kerja yang lebih sesuai untuk digunakan. Dalam kerangka kerja itu seseorang cenderung berpendapat bahwa semua peningkatan produktivitas dapat disifatkan pada peningkatan produktivitas tenaga kerja. Akhirnya. Bruno dan Sachs (1982) membuat suatu titik terang bahwa kapital dan tenaga kerja tidak hanya merupakan input untuk produksi. Analisis lain yang gagal untuk menjelaskan perubahan dalam input bahan baku mungkin memberikan hasil yang menyesatkan.

Incoming search terms:

  • fungsi produktif
  • fungsi produktivitas
  • produktivitas perkapita
  • apa yang dimaksud dengan pendapatan dan produktivitas perkapita
  • pengertian produktivitas perkapita

Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • fungsi produktif
  • fungsi produktivitas
  • produktivitas perkapita
  • apa yang dimaksud dengan pendapatan dan produktivitas perkapita
  • pengertian produktivitas perkapita