Advertisement

Karya filsafat Hindu Indonesia yang membahas eksistensi Hyang Widhi Wasa. Di dalamnya terdapat ungkapan eko narayanad na dwityo’ as t i kascit yang artinya; “Hanya satu Tuhan, tiada dua- Nya.” Dalam karya ini juga terdapat ungkapan-ungkapan lain yang senada, seperti ekam eva adwityam brahman, yang artinya: “Hanya Tunggal tiada dua- Nya, yaitu Tuhan.” Ada pula dalam versi lain, ekam sat wiprah bahuda wadanti, yang maknanya: “Hanya satu, orang arif bijaksana menyebut-Nya dengan ba-nyak nama.” Kepustakaan ini memberi gambaran jelas betapa Hyang Tunggal, Tuhan Yang Maha Esa, disebutkan dengan berbagai nama dan atribut yang serba suci

Advertisement
Advertisement