management theory (teori manajemen)

Teori manajemen merupakan istilah umum yang digunakan secara longgar untuk menunjukkan temuan-temuan riset, kerangka analisis, proposisi, kepercayaan, pandangan, pengamatan, dan usulan, yang semuanya berusaha menjelaskan bagaimana para manajer seharusnya mengelola. Teori manajemen adalah bauran banyak hal dari berbagai ragam sumbangan yang tidak tersusun rapi. Kramer (1975: 47) menggunakan istilah yang lebih spesifik ‘gagasan manajemen’.la mengatakan bahwa gagasan manajemen:

Berasal dari penalaran induktif dan deduktif. Gagasan ini mengorganisasikan secara sistematis pengetahuan aplikatif berbagai macam keadaan. Sebagai sistem asumsi, prinsip dan aturan prosedur yang diterima, gagasan manajemen membantu para manajer untuk menganalisis dan menjelaskan berbagai sebab yang mendasar dari suatu situasi bisnis dan memprediksikan hasil gabungan berbagai macam tindakan.

Sebagai bidang studi akademis, manajemen baru dimulai pada awal abad ke-20. Pada masa itu, enam tubuh atau keluarga gagasan yang relatif kohesif dan mencolok itu telah mantap. Keenam gagasan itulah yang diuraikan dalam buku-buku teks manajemen dan yang dibicarakan dalam berbagai kelas dan jurnal manajemen. Kendati keenamnya mewakili hanya sebagian dari pemikiran dan tulisan mengenai manajemen, keenamnya itu digunakan untuk mendukung teori manajemen yang mantap (Huczynski 1993). Lima tubuh pengetahuan ini adalah secara garis besar berdasarkan urutan kronologis birokrasi (Max Weber); manajemen saintifik (Frederick Taylor); teori administratif (Henry Fayol); hubungan kemanusiaan (Elton Mayo); neo-hubungan kemanusiaan (Douglas McGregor). Setelah lima teori ini, perlu untuk mengetahui yang keenam, teori mahaguru (Rosabeth Moss Kanter, Peters dan Lee Iacocca). Berbagai tulisan dari aliran manajemen ini sangat mengemuka pada 1980-an, dan mempunyai dampak yang berkelanjutan pada pemikiran dan praktek manajemen.