Advertisement

Bentuk tes untuk mengukur kemampuan berbahasa secara menyeluruh. Tes ini diperkenalkan oleh Wilson L. Taylor pada tahun 1953. Akhir- akhir ini tes tersebut makin populer tidak hanya karena kesahihan dan keandalannya, tetapi juga karena mudah penyusunan dan penilaiannya.

Tes ini dikembangkan berdasarkan asas psikologi Gestalt yang menyatakan bahwa manusia cenderung mengisi kekurangan yang ada pada pola yang telah dikenalnya. Misalnya, jika seseorang melihat bentuk lingkaran yang tidak lengkap, yang terlihat olehnya adalah lingkaran utuh karena bagian-bagian yang kosong telah diisi dalam angan-angannya. Hal ini terjadi karena manusia umumnya mengenal bentuk lingkaran yang sebenarnya. Jika seseorang sudah mengenal isi suatu teks, ia masih dapat memahami makna teks itu walaupun terdapat kata-kata yang “hilang”, karena kata-kata yang hilang dapat dia isi kembali. Hal ini dapat dibuktikan dengan kemampuan mengerti berita telegram yang serba singkat atau memahami isi surat teman atau kenalan yang tulisannya sulit dibaca.

Advertisement

Penggunaan tes ini dalam mengukur kemampuan berbahasa dilakukan dengan cara “merusak” teks asli, dengan menghapus setiap kata kesekian dan peserta tes diwajibkan mengisinya kembali. Biasanya orang menghilangkan kata ke-5 sampai 9. Makin jarang penghilangan katanya, makin mudah tesnya. Kalimat pertama dan terakhir teks biasanya dibiarkan utuh dengan tujuan memberi “arah” kepada peserta. Kata close berasal dari kata Inggris closure yang berarti “penutupan”.

Incoming search terms:

  • tes close
  • arti lingkaran utuh

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • tes close
  • arti lingkaran utuh