Advertisement

1. “Benda dalam dirinya sendiri”, Thing-in-itself (Inggris) atau Das Ding an sich (Jerman) “Benda dalam dirinya sendiri” merupakan ungkapan fllosofis yang diperkenalkan oleh Kant. Ungkapan itu menandakan benda, hal yang ada sebagaimana ada secara independen dari pengetahuan kita. Karena itu ungkapan itu menandakan eksistensi aktual, yang berbeda dengan semua tampakan yang tidak ada “dalam dirinya sendiri” tetapi hanya “bagi kita”. Kant juga menyebut benda dalam dirinya sendiri noumenon yang berbeda dengan fenomenon atau gejala. Noumenon itu merupakan obyek pikiran yang berbeda dengan obyek pancaindera. Dia menyebutnya noumenon karena “benda dalam dirinya sendiri” Hanya mengarah kepada intuisi intelektual, bukan kepada in- tuisi inderawi. Menurut Kant, kica tentu saja dapat berpikir tentang “benda dalam dirinya sendiritetapi kita tidak dapat “mengetahui” hal itu atau memahaminya atas cara yang hakiki. Dengan demikian filsafat kritis Kant sesungguhnya merupakan suatu fenomenalisme yang dipertentangkan dengan realisme.

2. Benda dalam dirinya sendiri dan benda bagi kita” (thing-in- itself and thing-for-us) Yang pertama menunjukkan hal-hal sebagaimana ada pada dirinya sendiri, yang tak tergantung dari kita dan pengetahuan kita. Yang terakhir menunjukkan benda-benda sebagaimana mereka menampilkan dirinya sendiri kepada manusia dalam proses pengenalan.

Advertisement

Kedua istilah ini memperoleh arti penting dalam abad ke- 18, ketika dinyatakan bahwa mustahil diketahui “benda dalam dirinya sendiri”. Pertama kali dikemukakan oleh Locke. Per- nyataan ini lalu dikembangkan secara rinci oleh Kant. Kant menyatakan bahwa kita hanya memperhatikan gejala yang sama sekali terlepas dari benda dalam dirinya sendiri. Bagi Kant “benda dalam dirinya sendiri” juga menunjukkan esensi yang preternatural tidak dapat diketahui, serta tidak dapat dialami: Allah, kebebasan, dsb. Materialisme dialektis, yang berangkat dari premis bahwa mungkin diperoleh pengetahuan yang lengkap tentang benda-benda, menganggap pengenalan sebagai proses mengubah “benda dalam dirinya sendiri” menjadi benda bagi kita” atas dasar pengalaman praktis.

 

Incoming search terms:

  • istilah eksistensi

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • istilah eksistensi