Advertisement

1. Empirio-kritisisme. Disebut juga machisme. Ini sebuah aliran filsafat yang bersifat subyektif-idealistik. Aliran ini didirikan oleh Avenarius dan Mach. Inti dari aliran ini ialah ingin “membersihkan” pengertian pengalaman dari konsep substansi, keniscayaan, kausalitas, dan sebagainya, sebagai pengertian apriori. Pengertian-pengertian apriori ini secara salah dimasukkan ke dalam pengalaman. Sebagai gantinya, aliran ini mengajukan konsep dunia sebagai kumpulan jumlah elemen-elemen netral atau sensasi-sensasi (pencerapan-pencerapan). Dengan mengajukan ajaran tentang koordinasi dasar, empirio-kritisisme berubah menjadi idealisme subyektif. Aliran ini dapat dikatakan sebagai kebangkitan kembah ide Berkeley dan Hume tetapi secara sembunyi-sembunyi, karena ditutup oleh tuntutan sifat netral filsafat. Aliran ini juga anti-metafisik. Sikap anti-metafisik ini diteruskan oleh neo-positivisme.

2. Empirisme logis. Empirisme logis berpegang pada pandangan-pandangan berikut: a) Analisis logis modern dapat diterapkan pada pemecahan problem filosofis dan ilmiah. [Problem filsafat tradisional dibagi ke dalam dua klasifikasi: 1) problem fakta, yang digeluti ilmu pengetahuan, dan 2) problem metodologi dan analisis konseptual, yang ditangani filsafat. Semua problem lain tidak relevan dan tidak bermakna. b) Ada batas-batas bagi ernpirisme. Prinsip sistem logika formal dan prinsip kesimpulan induktif tidak dapat dibuktikan dengan mengacu pada pengalaman. c) Semua proposisi yang benar dapat dijabarkan (direduksikan) pada proposisi-proposisi mengenai data inderawi yang kurang lebih merupakan data indera yang ada seketika. d) Pertanyaan-pertanyaan mengenai hakikat kenyataan yang terdalam pada dasarnya tidak mengandung makna. Dan paham ini merendahkan tugas filsafat menjadi analisis bahasa dan makna.

Advertisement

3.Empirisme radikal: suatu aliran yang berpendirian bahwa semua pengetahuan dapat dilacak sampai pada pengalaman inderawi. Apa yang tidak dapat dilacak secara demikian itu dianggap bukan pengetahuan. Penganut ernpirisme radikal disebut juga penganut sensasionalisme. Tetapi tidak semua penganut empirisme merupakan penganut sensasionalisme. D antara mereka ada yang mengatakan kita dapat mengetahu suatu corak pengetahuan yang tidak dapat dijabarkan padi pencerapan, sekalipun dikatakan pula bahwa hal itu bukanlal menyangkut pengetahuan mengenai eksistensi. Contoh: Adalal mungkin bagi kita untuk mengetahui sesuatu tanpa penga- laman. Kita dapat mengatakan, misalnya, “kertas itu berwarni putih atau tidak putih”, karena kita dapat mengatakan bahwi segala hal merupakan A atau bukan A. Dengan cara yant sama saya jug a dapat mengetahui tanpa menunjuk pada pengalaman inderawi bahwa suatu segitiga merupakan bidang datai yang bersisi tiga, karena memang demikianlah cara saya men definisikan segitiga. Sementara penganut empirisme radikal mengatakan babwa kedua contoh tersebut bukanlah pengetahuan. tetapi hanya menerangkan bagaimana kita memper gunakan kata-kata.

Soal kemungkinan melawan kepastian atau masalah kekeliruan melawan kebenaran telah menimbulkan banyak pertentangan dalam filsafat. Ada pihak yang belum dapat menerima pernyataan bahwa penyelidikan empiris hanya dapat memberikan kepada kita suatu pengetahuan yang belum pasti (probable). Mereka mengatakan bahwa pernyataan-pernyataan empiris yang hanya memberitakan sesuatu hal, seperti: ini putih, ini jariku, dapat diteruna sebagai pasti jika tidak ada kemungkinan untuk mengujinya lebih lanjut dan dengan begitu tak ada dasar untuk keraguan. Dalam situasi semacam itu, kita tidak hanya berkata: Aku inerasa yakin (/ feel certain), tetapi aku yakin. Kelompok falibilisme akan men jawab bahwa: tak ada pernyataan empiris yang pasti karena terdapat sejumlah tak terbatas data inderawi untuk setiap benda, dan bukti-bukti tidak dapat ditimba sampai habis sama sekali.

Incoming search terms:

  • pengertian empirisme
  • Jenis jenis empirisme
  • empirisme radikal
  • jenis-jenis empirisme
  • pengertian empirisme dan contohnya
  • Empiris radikal
  • empirisme
  • contoh empirisme
  • contoh aliran empirisme
  • prinsip-prinsip imperisme yg radikal

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian empirisme
  • Jenis jenis empirisme
  • empirisme radikal
  • jenis-jenis empirisme
  • pengertian empirisme dan contohnya
  • Empiris radikal
  • empirisme
  • contoh empirisme
  • contoh aliran empirisme
  • prinsip-prinsip imperisme yg radikal