Advertisement

Peternakan itik pada umumnya diusahakan oleh masyarakat. petani sawah. Itik digembalakan di sawah pada waktu bukan musim tanarri, ketika sawah dalam keadaan basah, tetapi belum diusahakan. Itik-itik biasanya digembalakan dengan menggiringnya ke sawah, dan ketika sedang menggembalakan, si penggembala mengikuti itik-itik tersebut sambil sesekali mengumpulkan telur-telur itik yang berserakan di sawah dalam jalur yang dilewati itik-itik dan penggembalanya.

Biasanya satu ekor itik akan bertelur sebanyak satu butir selama satu hari. jika dalam satu hari itu itik tidak bertelur, maka esok harinya akan keluar dua butir telur yang dihasilkan oleh itik itu (pagi dan sore hari). Untuk membedakan itik jantan dan itik betina, biasanya dapat diketahui melalui suara itik tersebut. Jika suaranya kecil, maka itik itu adalah jantan, sedangkan jika suaranya besar, jenis itik itu adalah betina. Satu ekor itik jantan biasanya dapat membuahi empat ekor itik betina.

Advertisement

Pada sore hari, itik-itik tersebut dikandangkan di beiakang rumah dengan cara memasukkan di area1 yang hanya dibatasi oleh pagar bambu setinggi kirakira 40 cm. Makanan itik di kandang biasanya berupa dedak. Itik pada umumnya diusahakan telurnya dan kadang-kadang apabila itik telah jenuh bertelur akan dipotong dan dagingnya dimakan.

Advertisement