Advertisement

Pada pemeliharaan ayam yang berjenis ras, ayam-ayam lebih banyak dikandangkan secara berderet-deret dengan satu ekor ayam satu kandang. Pada masing-rnasing muka kandang terdapat suatu wadah untuk menempatkan makanan ternak, sehingga ayam-ayam tersebut akan tampak kepalanya saja yang mematukmatuk makanan ternak yang disediakan pada pagi hari. Karena yang dimanfaatkan dari ternak ini adalah telurnya, maka makanan yang disediakan mengandung zat yang dapat menghasilkan telur. Biasanya ‘ayam petelur’ akan bertelur setiap hari satu butir. Apabila tidak bertelur pada satu hari tertentu, biasanya akan bertelur pada esok harinya, baik pada pagi hari atau sore hari.

Pemeliharaan ayam petelur memang membutuhkan teknologi tertentu, pakan ternak yang diberikan mengandung zat yang dapat menciptakan telur, dan telur-telur yang dihasilkan oleh ayam tersebut tidak dapat ditetaskan karena telur yang dihasilkan tidak diakibatkan oleh sistem perkawinan, tetapi dari asupan makanan yang diberikan. Pada waktu-waktu tertentu, ayam-ayam petelur ini diberi vaksinasi agar tidak terserang penyakit.

Advertisement

Peternak hanya akan memasuki kandang ayam yang berderet-deret itu pada waktu-waktu tertentu, dan sedapat mungkin tidak mengeluarkan suara. Hal ini penting karena suara orang akan mengganggu ayam untuk bertelur. Suara yang ribut dapat membuat ayam sulit menghasilkan telur.

Dalam pemeliharaan ‘ayam potong’, ayam-ayam dimasukkan ke dalam satu kandang tanpa dipisah seperti dalam pemeliharaan ‘ayam petelur’, dan makanannya ditempatkan pada satu tempat yang besar di tengah kandang. Ayam-ayam tersebut dimanfaatkan dagingnya dan kemudian dijual.

Advertisement