Advertisement

CARA KERJA KIPAS ANGIN – Sebuah peranti untuk menghasilkan aliran udara dalam ruangan. Kipas angin adalah ba­gian terpenting alat penyejuk udara, sistem ventilasi, dan sistem pemanas; penguat aliran udara ketel uap; pendingin mesin pembakaran dalam; penghasil aliran udara di dalam penghisap debu; serta sistem peng­gerak udara yang mengeringkan dan mendinginkan produk-produk industri. Pemampatan udara di dalam kipas angin dapat diabaikan karena perubahan tekan­an yang dihasilkan kipas sangat kecil.

Di dalam penyejuk udara dan sistem ventilasi, ki­pas angin dinilai bagus bila desisnya sangat minim ke­tika beroperasi. Umumnya kipas angin menghasilkan desis sesuai dengan putaran motor penggeraknya. Ma­kin cepat putaran, motor makin besar desisnya.

Advertisement

Ada beberapa jenis baling-baling kipas. Perbedaan­nya terdapat pada bentuk dan jumlah bilah-bilahnya, poros penghubung, serta rumah pembungkusnya. Bi­lah baling-baling bisa berbentuk mirip baling-baling pesawat udara, dapat juga berbentuk lempeng datar atau melengkung, dan bahan pembuatnya bisa kayu, plastik, atau berbagai logam seperti aluminium, besi, dan baja.

Berdasarkan cara kerjanya, kipas angin dapat dike­lompokkan menjadi dua macam, kipas sentrifugal dan kipas aksial. Aliran udara masuk dan keluar pada ki­pas aksial bergerak paralel terhadap sumbu putar. Ki­pas angin rumah tangga biasa termasuk jenis aksial. Jenis ini dirancang berdasarkan prinsip baling-baling. Walaupun mampu menggerakkan udara dalam jum­lah besar di ruangan terbuka, kipas jenis ini tidak mampu mencukupi tekanan udara yang dibutuhkan dalam sistem pipa.

Baling-baling aksial dan kipas tabung aksial me­nyerupai kipas jenis aksial tetapi memiliki bentuk bi­lah yang berbeda. Jenis ini dapat berputar pada kece­patan tinggi dan akibatnya dapat mengembangkan tekanan secukupnya untuk mengalirkan gas melalui pipa, menentang aliran berlawanan yang harus diatasi. Kipas ini dipasang pada kotak berbentuk silinder. Ba­ling-baling kipas aksial berbeda dengan kipas tabung aksial, terutama dengan adanya baling-baling kendali pada saluran masuk, saluran keluar, atau keduanya. Baling-baling kendali mengubah gerak berputar gas-gas yang tidak bermanfaat, menjadi tekanan, yang memperbesar aliran gas-gas di dalam sistem.

Pada kipas sentrifugal, udara masuk secara paralel terhadap sumbu putar dan dihembuskan keluar de­ngan arah tegak lurus sumbu. Kipas sentrifugal digu­nakan ketika dibutuhkan aliran udara bertekanan le­bih tinggi. Udara masuk lewat salah satu atau kedua sisi sumbu putar kipas, kemudian udara berputar 90°, dan melalui pendorong, keluar dalam arah tegak lurus terhadap sumbu putar. Pendorong kipas sentrifugal tersusun atas bilah-bilah radial yang membentuk ruang-ruang rapat yang dangkal. Bilah-bilah ini me­nimbulkan aliran berkecepatan tinggi, dan karena ge­rak berputarnya, gaya sentrifugal beraksi mendorong gas-gas ke saluran keluarnya. Di dalam selubung pembungkus, kecepatan tinggi gas-gas itu meng­hasilkan penambahan tekanan.

Incoming search terms:

  • pengertian kipas angin
  • definisi dan cara kerja kipas angin
  • Cara kerja Kipas angin
  • definisi kipas angin
  • Apa arti kipas angin
  • jenis baling baling kipas angin
  • jumlah bilah kipas angin pada umumnya
  • Pengertian dan cara kerja angin
  • pengertiankipasangin

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian kipas angin
  • definisi dan cara kerja kipas angin
  • Cara kerja Kipas angin
  • definisi kipas angin
  • Apa arti kipas angin
  • jenis baling baling kipas angin
  • jumlah bilah kipas angin pada umumnya
  • Pengertian dan cara kerja angin
  • pengertiankipasangin