Advertisement

CARA KERJA SISTEM PENDINGIN – Karena itu para peneliti menyelidiki berbagai zat pengganti yang dianggap cocok sebagai zat pendingin. Pada tahun 1920-an ditemukan senyawa yang dipatenkan dengan nama freon. Secara kimiawi, freon tercipta dengan mengganti empat atom hidrogen dalam metana (CH4) dengan dua atom klor dan dua atom fluor, sehingga menghasilkan diklorofluorometana (CC12F2). Zat ini baru bersifat racun dan berbau busuk bila dalam jumlah banyak. Freon-12, yang mendidih pada suhu – 30°C, kini digunakan sebagai refrigeran pada kumparan kulkas dan AC.

Perubahan bentuk zat lainnya yang juga menyerap panas dan dipakai dalam proses pendinginan adalah perubahan bentuk padat menjadi cair (es meleleh menjadi air), dan perubahan bentuk zat padat menjadi gas, sehingga memungkinkan es kering dipakai sebagai pembeku makanan. Es kering adalah karbon dioksida padat. Sebagai pendingin, es kering memiliki dua keuntungan dibanding es biasa. Mirip es, es kering berubah bentuk pada suhu tetap. Namun ketika berubah bentuk, es kering bersublimasi langsung menjadi gas, sehingga tak terbentuk cairan yang merepotkan. Es kering, yang dapat mengakibatkan luka bakar dingin, bersublimasi pada -78,5°C.

Advertisement

Perubahan bentuk yang arahnya berlawanan dari gas menjadi cair atau padat, dan dari cair menjadi padat – membebaskan kalor. Prinsip ini dipakai pada pendingin buatan untuk membuang kalor yang diserap dari bahan yang disimpan ke udarPdi sekeliling kulkas, atau pada pesawat AC, ke udara di luar ruangan. Perubahan bentuk zat pada alat pendingin terjadi karena perubahan tekanan. Bila tekanan di atas cairan diturunkan, titik didihnya turun. Jika tekanan diturunkan secukupnya, cairan akan mulai mendidih. Bila tekanan gas dinaikkan, suhu awal pada saat gas mulai mencair naik. Jika tekanan dinaikkan secukupnya, gas akan mulai mencair.

Bila tak sempat bertukar kalor dengan sekitarnya, gas akan naik suhunya bila dimampatkan. Ketika dibiarkan memuai, suhunya turun. Proses selang-seling pemampatan dan pemuaian ini sangat penting dalam daur pendinginan udara.

Cara Kerja Pendingin Buatan. Pendingin buatan bekerja dengan prinsip bahwa cairan menyerap panas saat menguap. Berdasarkan sumber tenaganya ada dua jenis kulkas yang lazim digunakan, yang memakai listrik dan yang memakai gas atau minyak tanah.

Kulkas listrik adalah jenis pendingin pemampat yang tenaganya didapat dari motor listrik. Kulkas bekerja atas dasar daur pendinginan yang meliputi perubahan zat pendingin dari bentuk cair menjadi gas dan berbalik menjadi cair kembali. Lemari pendingin jenis ini memiliki lima bagian utama, yakni penyimpan, pengontrol zat pendingin, penguap, pengembun, dan kompresor yang menekan gas agar berlangsung pendauran.

Pada tekanan rendah, freon cair menguap dengan cepat dalam bagian dalam kumparan dengan menve rap kalor, sehingga suhu menurun. Hal ini yang menyebabkan terjadinya pendinginan. Selain mendo rong uap freon dari bagian pembeku, kompresor juga menaikkan tekanannya. Gas bertekanan tinggi ini kemudian dilepaskan ke dalam pengembun – jaringan pipa di bagian belakang kulkas – yang didinginkan udara luar. Di tempat ini, gas bertekanan tinggi melepaskan kalor. Kemudian gas ini mengembun menjadi cairan bertekanan tinggi. Lalu cairan pendingin bertekanan tinggi ini mengalir kembali ke bak penyimpan, dan siap melakukan daur berikutnya. Kulkas jenis ini banyak digunakan dalam rumah tangga.

Kulkas gas bekerja berdasarkan prinsip penyerapan. Untuk mendorong zat-zat alir agar daur pendinginan dapat berlangsung terus digunakan kalor dari api yang dihasilkan kompor gas atau pun kompor minyak tanah, dan suatu pompa sebagai pendorong tambahan. Amonia cair mengalir melalui suatu katup menuju bagian penguap yang merupakan unit pendingin, tempat amonia diuapkan dengan cepat dan dicampur gas hidrogen. Penguapan yang cepat itu membutuhkan kalor dan ini diambil dari benda-benda yang didinginkan di dalam kulkas. Campuran amonia dan hidrogen dialirkan ke dalam penyerap. Di sini amonia melarut ke dalam air, sementara hidrogennya tetap dalam fase gas. Fungsi hidrogen adalah menciptakan perbedaan tekanan antara bagian kanan rendah dan bertekanan tinggi dalam rangkaian pendingin itu. Penyerapan amonia oleh air akan membebaskan kalor. Kalor ini dibuang ke air pendingin. Larutan amonia dipompa ke generator lewat suatu penukar kalor. Dalam penukar kalor ini larutan pekat dan larutan encer amonia saling bertukar kalor. Kulkas jenis ini banyak digunakan dalam pabrik es.

Incoming search terms:

  • cara kerja kulkas minyak tanah
  • kulkas minyak tanah
  • prinsip kerja sistem pendingin
  • sistem pendingin jenis ammonia
  • penjelasan prinsip kerja sistem pendingin
  • kulkas amoniak
  • diagram kulkas pakai minyak tanah
  • zat sebagai pendingin
  • cara kerja alat pengembun
  • cara kerja sistem pendingin udara

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • cara kerja kulkas minyak tanah
  • kulkas minyak tanah
  • prinsip kerja sistem pendingin
  • sistem pendingin jenis ammonia
  • penjelasan prinsip kerja sistem pendingin
  • kulkas amoniak
  • diagram kulkas pakai minyak tanah
  • zat sebagai pendingin
  • cara kerja alat pengembun
  • cara kerja sistem pendingin udara