Advertisement

Setiap kemasan apapun sifatnya membantu pengemasan memenuhi peranannya dalam proses pemasaran dan karenanya harus menampilkan fungsi pengemasan secara keseluruhan. Untuk mencapai kemasan yang ideal, seluruh subyek harus dirampungkan dengan suatu cara yang logis dan sistematis, dimulai dengan rencana pemasaran dan dilanjutkan dengan penelitian sampai ke pengarahan pada desainer.
Proses tersebut mulai dengan sejumlah pertanyaan kunci sebagai berikut:
1. Peran apa yang dimainkan oleh kemasan dalam rencana pemasaran, dan apa yang harus dilakukannya ?
2. Apa tipe kemasan yang paling sesuai dengan lingkungan dan bentuk pengemasan apa yang paling ekonomis ?
3. Bentuk seperti apa yang paling sesuai ?
4. Warna apa saja yang akan menghasilkan dampak maksimal ?
kemasan ideal harus efektif dalam melindungi isinya harus memberikan sumbangan yang realitas pada distribusinya harus dengan biaya yang efektif dalam pengertian biayanya tidak melebihi proporsi manfaatnya, kemasan ideal secara bersama-sama dari segi fungsional, ekonomis dan penjualan harus mudah dipegang, mudah dibuka dan kelihatan bagus. Namun bagaimanapun juga fungsi yang paling berperan penting adalah bagian yang berperan dalam penjualan. Oleh karena itu bila merencanakan sebuah kemasan baru alangkah baiknya memperhatikan dengan cermat seluruh situasi pengemasan melalui sejumlah pandangan yang berbeda seperti : pemasaran, produksi dan distribusi, perhitungan biaya, manajemen secara umum. Seluruh pandangan tersebut harus digabungkan untuk mencapai tujuan utamanya, yaitu menjual produk yang berada dalam kemasan tersebut.
Kemasan merupakan bagian yang vital dalam bauran pemasaran karena bisa menciptakan penjualan, misalnya sekotak coklat sering dibeli karena kemasannya yang menarik sedangkan isinya mungkin menjadi pertimbangan kedua. Pada produk seperti makanan yang lezat kemasan merupakan bagian yang penting, kemasan harus berdaya tarik pada outlet produk tersebut dan ini harus ditentukan dalam rencana pemasaran. Sayangnya pentingnya rencana pemasaran ini sering kali diabaikan, dan perhatian terlalu banyak diberikan kepada fungsi produksi dan distribusi. Karena kemasan bisa melindungi isi begitu baik sehingga pembeli tidak dapat mengetahuinya, atau mungkin terlalu banyak mengutamakan pada penghematan biaya, sehingga walaupun kemasan tersebut murah dan mudah diproduksi namun kurang daya tarik penjualannya.
Kadang kemasan mencerminkan pendapat pribadi. Misalnya Manajer Pemasaran hanya tahun sedikit masalah pengemasan dan,kemungkinap terlalu banyak menitik beratkan pada desain grafis sehingga atribut lainnya dikorbankan demi sebuah gambar yang indah.

Advertisement
Advertisement