Advertisement

CARA MEMBUAT KOLAM RENANG – Adalah tangki atau kolam yang khusus dirancang dan digunakan untuk berenang atau berendam. Konstruksinya bisa dibuat dari semen, ka­yu, baja, plastik, atau kaca serat. Kolam renang bisa dibuat dalam berbagai ukuran dan bentuk, bergantung pada kebutuhan dan fungsinya. Persegi empat dan bu­jur sangkar adalah bentuk yang paling lazim ditemui, meskipun ada juga yang berbentuk lingkaran, elips, dan tak beraturan tetapi artistik. Selain sebagai tempat rekreasi, kolam renang dapat menjadi tempat untuk memacu prestasi memecahkan rekor jarak tertentu. Kolam renang bisa dibuat setingkat dengan tanah, di atas tanah, atau kombinasi keduanya.

Dimensi kolam renang beragam dan tidak mempu­nyai batasan khusus, bila hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi dan bermain. Makin besar dan makin dalam sebuah kolam renang, makin mahal pula harga pembuatan dan perawatannya. Tetapi dimensi kolam harus memenuhi batasan-batasan khusus yang dike­luarkan oleh FINA {Federation Internationale de Na­tation Amateur) bila kolam renang itu berfungsi sebagai tempat memacu prestasi.

Advertisement

Ukuran yang dikeluarkan FINA adalah panjang 50 meter, cukup untuk menampung enam, delapan, atau sepuluh jalur dengan lebar tiap jalur 2,1 sampai 2,4 meter; kedalaman beragam mulai dari 1,2 sampai 3 meter. Antara jalur yang satu dan jalur lainnya harus dilengkapi dengan pemecah gelombang, alat yang berfungsi untuk meredam gelombang air, bila diguna­kan untuk pertandingan. Rekor dunia renang bisa dia­kui bila dipecahkan pada kolam renang dengan di­mensi ini.

Konstruksi Kolam Renang.

Jenis kolam renang yang dibangun di atas tanah biasanya berbentuk se­derhana, umumnya lingkaran atau elips dengan garis tengah 4 meter dan kedalamannya seragam. UntuK ukuran yang lebih luas, di sekeliling dindingnya bia­sanya dipasang dek, dengan penyangga untuk mendu­kung bobot air di dalam kolam.

Jika dilengkapi papan loncat, salah satu ujung ko­lam harus lebih dalam; ini dicapai dengan membuat dasar yang miring atau dengan menurunkan dasar ko­lam di bawah papan loncat itu. Kolam renang yang dilengkapi papan loncat membutuhkan penggalian agar air kolam bisa sedalam 2,4 sampai 3 meter untuk kedalaman loncatan.

Mudah dibawa dan dibongkar pasang adalah dua keunggulan kolam di atas tanah. Model ini dapat dira­kit dalam sehari, dan ketika tak diperlukan untuk wak­tu lama, kolam dapat dengan mudah dikemas dan disimpan di dalam gudang. Jenis kolam-kolam di atas tanah umumnya dibuat dari baja, kayu, aluminium, atau kaca serat. Vinil setebal 20 milimeter dilapiskan di sebelah dalam untuk menahan rembesan air dan melindungi dinding kolam terhadap reaksi bahan ki­mia yang dikandung air.

Kolam yang dibuat setingkat dengan tanah dapat dibuat dari beton, baja, aluminium, atau serat kaca. Konstruksinya lebih sulit, oleh karena itu kolam ini harus dipasang oleh kontraktor kolam renang yang berpengalaman. Langkah pertama dan terpenting da­lam pembuatan kolam adalah penggalian. Kekuatan dan bentuk kolamnya sangat bergantung pada peng­galiannya.

Sebelum ditemukan ramuan khusus, beton cor se­lalu digunakan untuk membuat kolam renang. Namun sejak ditemukan Beton gunit (gunite), beton cor jarang dipakai lagi. Beton gunit merupakan campuran kering semen dan pasir yang diaduk dengan air kemu­dian disemprotkan melalui nozel pipa penyemprot se­buah kompresor. Konstruksi gunit menghemat biaya dan tenaga buruh yang dahulu dibutuhkan untuk membentuk dinding dan membuka kayu pencetak bentuk cor-coran beton. Kolam digali dengan eks- kavator, kemudian tulangan baja ditempatkan di se­panjang sisi samping dan dasar kolam untuk meneri­ma tekanan. Setelah itu campuran gunit disemprotkan di atas dan di bawah tulangan baja. Dengan nilai ke­kentalan yang tetap, gunit membentuk lapisan kulit yang seragam tebalnya dan tidak memiliki daerah yang lemah dan tipis, tempat retakan bisa terjadi. Be­ton gunit mengeras dalam waktu seminggu.

Kolam dari logam membutuhkan waktu pema­sangan yang lebih pendek tetapi harganya sedikit le­bih mahal. Sekalipun kolam-kolam itu sudah diran­cang untuk menampung air, sebagian besar masih dilengkapi dengan vinil interior seperti yang terdapat pada kolam di atas tanah untuk melindungi dinding kolam dari reaksi bahan kimia. Dinding kolam dice­tak terlebih dahulu dengan bentuk lempeng-lempeng lurus atau melengkung, kemudian didatangkan ke tempat pemasangan dalam keadaan siap untuk dilu­bangi atau dilas bersama, sesaat setelah dimasukkan ke lubang galian. Metode ini menghemat waktu pe­masangan.

Perlengkapan Kolam Renang.

Filter dan pompa merupakan perlengkapan kolam renang untuk meng­edarkan a«r secara terus-menerus. Filter penyaring juga berfungsi sebagai tempat untuk mencampur bahan tambahan, biasanya senyawa kimia. Sistem ini mem­buat air kolam dapat digunakan untuk periode yang lebih lama. Dengan sistem sirkulasi yang baik, satu kali pengisian air bersih bisa bertahan hingga satu bu­lan. Hanya dibutuhkan sedikit penambahan untuk mengganti air yang menguap.

Peluap kelebihan air dapat juga menghemat waktu penambahan air pada beberapa kolam renang. Bebe­rapa peluap dipasang pada bibir kolam yang sejajar dan sama tinggi dengan permukaan air, salurannya langsung menuju ke filter penyaring. Peluap mampu menghanyutkan benda-benda asing yang cenderung mengapung di permukaan air kolam, sehingga alat ini membantu membuang kotoran dari kolam sebelum tenggelam ke dasar, dan akan lebih sulit ditangkap.

Klorinasi merupakan perawatan berkala agar kolam renang selalu dalam kondisi bersih. Fungsi ter­penting proses ini adalah memelihara kandungan klor dalam air untuk melenyapkan bakteri dan jamur yang membahayakan kesehatan perenang dan menghilang, kan situasi berenang yang tak menyenangkan. Penge­tesan kandungan klor dalam air dilakukan dengan mengisi sebuah tabung kecil dengan air kolam. Air itu f ditambah dengan beberapa tetes reagen tertentu (biasanya ion iodida bercampur kanji, yang akan menghasilkan pewarnaan biru). Air yang telah diobati;, dibandingkan dengan warna standar untuk menentu-1 kan kandungan klor.

Idealnya, air dites setiap hari menjelang dilakukan penambahan kjor agar batas tertentu kandungan klor terpenuhi. Kolam bisa juga dibersihkan seluruhnya sekurang- kurangnya sekali seminggu untuk menjaga keber­sihannya dan menghilangkan kotoran yang berada di dasar kolam.

Incoming search terms:

  • konstruksi kolam renang kaca
  • kolam renang di atas tanah
  • ketinggian papan loncat adalah 1 m maka kedalaman kolamnya adalah
  • jenis kaca untuk kolam renang
  • filer air papan cor
  • cara membuat kolam renang di atas permukaan tanah
  • cara membuat kolam renang
  • campuran cor kolam renang
  • bentuk dan struktur kolam renang
  • aturan pembuatan kolam renang pada high rise building

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • konstruksi kolam renang kaca
  • kolam renang di atas tanah
  • ketinggian papan loncat adalah 1 m maka kedalaman kolamnya adalah
  • jenis kaca untuk kolam renang
  • filer air papan cor
  • cara membuat kolam renang di atas permukaan tanah
  • cara membuat kolam renang
  • campuran cor kolam renang
  • bentuk dan struktur kolam renang
  • aturan pembuatan kolam renang pada high rise building