Advertisement

Sabun dibuat dengan mereaksikan minyak atau lemak dengan alkali. Minyak atau lemak itu adalah ester antara asam-asam lemak dan gliserol (gliserin), yang akan diuraikan (dihidrolisis) oleh alkali menjadi sabun dan gliserol. Gliserol merupakan hasil samping pabrik sabun. Minyak yang digunakan antara lain minyak kelapa, minyak kelapa sawit, minyak zaitun, dan lemak sapi.

Proses hidrolisis basa atau saponifikasi (penyabunan) itu dapat dilakukan secara batch demi batch maupun secara sinambung. Selesainya proses ditandai dengan nilai pH. Kelebihan basa akan memerahkan indikator fenolftalein. Dewasa ini banyak digunakan pH-meter. Setelah proses dianggap tuntas ditambahkan garam dapur, agar sabun itu memisahkan diri dan mengapung. Maka diperoleh sabun polos.

Advertisement

Bergantung dari modern tidaknya pabrik sabun, pengerjaan sabun polos itu dapat sangat berlainan. Sabun polos itu dapat langsung dicampur dengan pewangi, zat warna, germisida bahan-tambahan lain dalam suatu mixer besar. Kemudian campuran itu dikeringkan sehingga mengeras menjadi batangan, pipihan atau butiran.

Sabun apung dibuat dengan mencampur larutan panas sabun dengan udara dalam suatu mesin pendingin. Mesin ini juga akan mendorong keluar sabun padat yang ringan itu dalam bentuk batangan panjang. Sabun pipihan dapat juga dilewatkan beberapa perangkat silinder yang akan mencampur dan memeras pipihan itu menjadi sabun kilang.

Pada pabrik yang lebih modern, terutama yang menggunakan lemak hewani yang lebih mahal, sabun polos itu dicairkan dan disemprotkan ke dalam ruang hjimpa udara. Dengan demikian air dan pengotor disingkirkan dan diperoleh sabun kering dalam bentuk mi. Mi ini kemudian dicampur dengan pewangi dan bahan lain dalam suatu pencampur padat (kneader) dan dipaksa keluar dalam bentuk batangan panjang. Batangan ini dipotong-potong dalam bentuk yang diinginkan disertai cap pabrik itu.

Incoming search terms:

  • karakteristik sabun dan definisi
  • pengertian sabun
  • sabun apung

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • karakteristik sabun dan definisi
  • pengertian sabun
  • sabun apung