Advertisement

Timbul sebagai akibat penimbunan DDT yang berlebihan. DDT kurang larut dalam air, tetapi larut dengan baik dalam lemak. Karena itu, bila terserap, DDT akan ditimbun dalam jaringan lemak. Bila kontak dengan DDT dihentikan, DDT akan dikeluarkan secara lambat, yaitu kira-kira 1 persen timbunan lemak tiap hari, sehingga baru hafc sama sekali setelah 15 tahun.
DDT mempunyai batas keamanan yang lebar, sehingga meskipun bahan itu digunakan secair luas, belum pernah dilaporkan adanya kematian pada manusia karena keracunan DDT. Kematian yang terjadi karena kontak berlebihan lebih sering disebabkan pelarutnya daripada DDT-nya.
Keracunan DDT yang sifatnya mendadak (akut) menimbulkan gejala setelah 20 menit sampai 12 jam berupa kejang, mual, muntah, dan kesadaran menurun. Kematian dapat timbul setelah orang makan E^DT sebanyak 10—20 gram. Kematian disebabkan karena orang menjadi tidak bisa bernapas. Keracunan akut DDT diobati dengan memberikan obat anti-kejang (luminal atau diazepam).

Gejala keracunan DDT menahun antara lain sakit kepala, mengantuk, sulit tidur, dan rasa lemah. Tindakan pencegahan antara lain dengan mengharuskan karyawan menggunakan masker dan sarung tangan serta melarang karyawan berbicara selama bekerja.

Advertisement

Incoming search terms:

  • ciri ciri DTT
  • ciri-ciri ddt

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • ciri ciri DTT
  • ciri-ciri ddt