Advertisement

Keracunan telah sering terjadi dan merupakan keracunan yang cukup serius karena dapat mengakibatkan kematian dan cacat seumur hidup. Lima keracunan merkuri yang menelan korban cukup banyak dan terjadi sampai tahun 1968. Keracunan-keracunan tersebut terutama disebabkan oleh konsumsi ikan yang tercemar merkuri atau konsumsi biji-bijian yang diberi perlakuan dengan merkuri. Beberapa waktu yang lalu juga diberitakan bahwa teluk Jakarta juga diduga telah tercemar merkuri dalam konsentrasi yang cukup membahayakan bagi kesehatan.

Walaupun mekanisme keracunan merkuri di dalam tubuh belum diketahui dengan jelas, tetapi beberapa hal mengenai day a racun merkuri dapat dijelaskan sebagai berikut:

Advertisement

1) Semua komponen merkuri dalam jumlah cukup beracun terhadap tubuh.

2) Masing-masing komponen merkuri mempunyai perbedaan karakteristik dalam daya racunnya, distribusi, akumulasi atau pengumpulan, dan waktu retensinya di dalam tubuh.

3) Transformasi bioiogi dapat terjadi di dalam lingkungan atau di dalam tubuh di mana komponen merkuri diubah dari satu bentuk menjadi bentuk lainnya.

4) Pengaruh merkuri di dalam tubuh diduga karena dapat menghambat kerja enzim dan menyebabkan kerusakan sel disebabkan kemampuan merkuri untuk terikat dengan grup yang mengandung sulfur di dalam molekul yang terdapat di dalam enzim dan dinding sel. Keadaan ini mengakibatkan penghambatan aktivitas enzim dan reaksi kimia yang dikatalis oleh enzim tersebut di dalam tubuh. Sifat-sifat membran dari dinding sel akan rusak karena pengikatan dengan merkuri sehingga aktivitas sel yang normal akan terganggu.

5) Kerusakan tubuh yang disebabkan oleh merkuri biasanya bersifat permanen, dan sampai saat ini belum dapat disembuhkan.

Merkuri anorganik mempunyai tendensi untuk terkumpul di dalam tenunan hati dan ginjal. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan tenunan tersebut, akan tetapi pembuangan ke luar tubuh juga lebih cepat melalui sistem urin. Uap logam merkuri mempunyai kapasitas tinggi untuk terdifusi melalui paru-paru ke dalam darah, kemudian ke otak, di mana dapat terjadi kerusakan sistem syaraf pusat. Biasanya merkuri anorganik, dalam bentuk komponen, tidak tinggal di dalam tubuh dalam waktu cukup lama sehingga tidak terkumpul dalam jumlah yang membahayakan. Arilmerkuri yang masuk ke dalam tubuh, misalnya fenil merkuri asetil (FMA), segera akan terpecah menjadi komponen merkuri anorganik, oleh karena itu juga tidak mengumpul di dalam tubuh dalam jumlah yang membahayakan.

Alkilmerkuri merupakan komponen organomerkuri yang paling berbahaya karena mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:

1) Allkilmerkuri dengan mudah melakukan penetrasi dan terkumpul di dalam tenunan otak karena komponen ini mudah menembus membran biologi.

2) Alkilmerkuri mempunyai waktu retensi yang lama di dalam tubuh sehingga konsentrasi di dalam tubuh semakin lama semakin tinggi, meskipun dosis yang masuk ke dalam tubuh mungkin rendah. Komponen ini diperkirakan mempunyai umur setengah di dalam tubuh selama 70 harL

3) Alkilmerkuri dapat dibentuk dari merkuri anorganik oleh aktivitas mikroorganisme anaerobik tertentu. Transformasi ini dibuktikan terjadi dengan mudah di dalam lumpur di dasar sungai dan danau. Proses transformasi ini belum dibuktikan terjadi di dalam tubuh, tetapi beberapa mikroorganisme yang ditemukan di dalam saluran usus he wan juga ditemukan dapat melakukan proses transformasi tersebut.

Metilmerkuri. yang merupakan komponen merkuri yang paling beracun, dapat mencemari lingkungan melalui beberapa cara. baik secara langsung maupun tidak langsung, sengaja maupun tidak sengaja. Pencemaran metilmerkuri secara langsung dan sengaja rnisalnya melalui penggunaan metilmerkuri pada benih atau biji-bijian. Pencemaran secara langsung dan tidak sengaja misalnya jika metilmerkuri yang digunakan dalam industri atau yang terbentuk sebagai bahan buangan dalam proses industri dibuang ke badan air di sekitarnya. Pencemaran secara tidak langsung terjadi jika komponen merkuri lainnya dimetilasi atau ditransformasi oleh organisme tertentu,

Dalam kasus keracunan merkuri di Teluk Minamata, Jepang, merkuri suifat yang digunakan sebagai katalis dalam industri viml khloride dibuang ke laut di Teluk Minamata. Komponen merkuri tersebut di dasar laut akan diubah oleh mikroorganisme anaerobik menjadi CH..Hgf atau (CH3)9Hg. Komponen merkuri yang terakhir ini bersifat sangat volatil dan dilepaskan dari lumpur atau pasir pada dasar laut ke air di sekitarnya. (CH3)2Hg merupakan komponen yang stabil di dalam larutan alkali, tetapi pada kondisi asam akan berubah menjadi CH Hg+. Ion tersebut bersifat larut di dalam air dan mengumpul di dalam organisme hidup, terutama di dalam tenunan lemak, dan selanjutnya dapat terikat pada grup sulfur pada molekul di dalam enzim dan dinding sel sehingga merusak sistem enzim dan membran dinding sel.

Incoming search terms:

  • ciri ciri keracunan merkuri
  • Ciri keracunan merkuri

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • ciri ciri keracunan merkuri
  • Ciri keracunan merkuri