Advertisement

1. Istilah ini pertama kali digunakan oleh Pythagoras. Dia mengemukakan bahwa manusia dapat dibagi ke dalam tiga tipe: mereka yang mencintai kesenangan, mereka yang mencintai kegiatan, dan mereka yang mencintai kebijaksanaan. Tujuan kebijaksanaan dalam pandangannya menyangkut kemajuan menuju keselamatan dalam hal keagamaan.

2. Sepertinya Socrates menganggap pengetahuan tentang diri sendiri, melalui pencapaian kejelasan konseptual, sebagai fungsi filsafat.

Advertisement

3. Bagi Plato, obyek filsafat ialah penemuan kenyataan atau kebenaran mutlak (keduanya sama dalam pandangannya), lewat dialektika.

4. Aristoteles mengetengahkan bahwa filsafat berurusan dengan penelitian sebab-sebab dan prinsip-prinsip segala sesuatu. Dalam arti ini, filsafat kelihatannya identik dengan totalitas pengetahuan manusia. Tetapi di dalam disiplin filsafat pada umumnya terdapat disiplin lain, filsafat pertama, yang ia namakan juga “teologi”. Ini menyangkut prinsip-prinsip dan sebab-sebab terakhir, yang meliputi ide Allah, prinsip segala prinsip dan sebab segala sebab.

5. Dalam pemikiran Yunani kuno pernah filsafat dibuat praktis. Filsuf dari Kirene, Hegesias misalnya, berkeyakinan bahwa filsafat berfungsi mengajarkan cara menghindari penderitaan. Banyak kaum Epikurean menganut pandangan yang sama. Kaum Stoa menganggap perolehan apatbta (ketentraman batin) sebagai tujuan filsafat.

6. Neoplatonisme percaya bahwa tujuan filsafat ialah bersekutu dengan Yang Ilahi.

7. Selama Abad Pertengahan, filsafat dianggap mengganggu kehidupan iman; kecuali kalau diabdikan kepada teologi. Iman mesti mendahului akal. Dengan demikian teologi membawa kita kepada titik di mana akal tidak lagi berfungsi.

8. Bagi Descartes, filsafat merupakan pembentangan atau penyingkapan kebenaran terakhir. Titik tolaknya ditemukan dengan mendesak keraguan sampai ke batasnya. Dan tersingkaplah batas itu, yakni kepastian tentang eksistensi sendiri.

9. Locke berpendapat bahwa filsafat menuntut suatu analisis ide-ide yang memenuhi pikiran kita. Dalam analisis ini ide- ide dikupas agar tersingkap unsur-unsurnya.

10. Saint Simon yakin, filsafat menjadi alat pengharmonisan dunia.

11. Hegel berpendapat bahwa filsafat bertugas mendeduksi kategori-kategori. Maksudnya, ide-ide pokok untuk penafsiran hakikat semua hal. Dalam filsafat, melalui sejarahnya, menghadirkan kebenaran mutlak dalam bentuk mutlak.

12. Nietzsche yakin misi pribadinya ialah berfilsafat dengan palu. Menurutnya, menghilangkan pengertian-pengertian yang sudah usang dalam dirinya merupakan kebaikan yang positif.

13. Husserl memahami filsafat sebagai analisis fenomenologis yan^ dimaksudkan untuk menemukan esensi-esensi di dalam pengalaman.

14. Bergson mengutarakan bahwa filsafat pada pokoknya merupakan disiplin intuitif, sebab akal memfalsifikasikan kenyataan- Kendati demikian, kalau dinamisme intuisi diberikan peranarm sentral, kencaralah hakikat statis akal akan berguna dalam memperkirakan apa yang akan dicapai secara intuitif.

15. Pada hemat Cassirer, filsafat bertugas menelusuri perkembangan bentuk simbolis dalam semua bidang pemikiran sebagai ungkapan kemanusiaan.

16. Schlick menemukan dua tugas untuk filsafat. Pertama, eksplorasi logika ilmu pengetahuan; kedua; pemurnian bahasa filosofis.

17. C.D. Broad mernbedakan antara filsafat spekulatif dan filsafat kricis. Menurutnya, ia sendiri bertugas menguraikan banyak alternatif bagi problem-problem pokok. Jadi, memberi sumbangan kepada bidang filsafat kritis.

18. Pada hemat Heidegger, filsafat bertujuan menemukan kembali makna Being, suatu warisan yang, menurutnya, dianut oleh filsafat Yunani kuno dulu.

19. Wittgenstein pada awalnya memandang filsafat sebagai analisis yang tidak terlalu penting. Mirip dengan pernyataan John Wisdom bahwa “filsafat adalah penyakit yang disembuhkan”. Tetapi kemudian ia melihat bahwa filsafat mempunyai peranan dalam menganalisis kelompok-kelompok konsep.

20. Ryle melihat fungsi filsafat sebagai analisis category mistakes (kekeliruan kategori). Menurutnya, banyak filsuf jatuh ke dalam category mistakes ini.

Incoming search terms:

  • definisi filsafat
  • definisifilsafat
  • filsafat apa arti definisi dari definisi
  • pengertian dan definisi filsafat

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • definisi filsafat
  • definisifilsafat
  • filsafat apa arti definisi dari definisi
  • pengertian dan definisi filsafat