Advertisement

1. Bagi Plato, hal individual dengan karakter klasnya dijelaskan oleh interaksi forma dan wadah (penerima forma). Forma diterima dalam materi. Ini membentuk hal individual dan menjadikannya suatu imitasi forma eternal di mana ia berpartisipasi. Dalam pandangan ini forma eternal memiliki realitas lebih tinggi daripada imitasinya yang temporal.

2. Aristoteles menghilangkan forma yang dapat berdiri sendiri, kecuali Allah. Yang ada hanyalah imitasi, yaitu contoh materi yang berforma. Subtansi individual, selain kecualian yang diketengahkan, sekarang menjadi realitas yang tertinggi. Forma lebih real daripada materi. Akan tetapi karena dalam pandangan ini forma tidak sanggup bereksitensi oleh atau dari dirinya sendiri, ia kurang real dibandingkan subtansi individual.

Advertisement

3. Avicebron beranggapan bahwa materi tidak dapat menjadi prinsip individuasi. Karena itu forma mesti menjalankan fungsi ini. Ini menyiratkan bahwa subtansi-subtansi spiritual individual adalah mungkin.

4. Gilbert dari Poiters mengetengahkan “forma-forma natif” sebagai landasan spesies dan genus, yang contoh-contohnya ada dalam pemikiran Allah.

5. Thomas Aquinas dan kaum Skolastik lainnya sangat dekat dengan cara Aristoteles menggunakan istilah forma. Begitu dekat sehingga orang layak dan dapat berbicara tentang tradisi Aristotelian-Thomistik, atau tradisi Aristotelian-Skolastik. Pada tradisi ini istilah forma digunakan dengan banyak cara. Berikut ini beberapa cara.

a) Forma Substansial membuat yang ada menjadi jenis atau kelas tertentu. Bagi Aristoteles, forma substansial dan esensi mempunyai arti yang sama. Bagi Aquinas forma substansial dan materi pertama membentuk esensi.

b) Sifat- sifat suatu benda merupakan forma atau aspek forma, bagian dari esensinya, atau ditentukan oleh esensinya.

c) Forma aksiilental merupakan karakteristik atau kualitas suatu hal yang tidak ditentukan oleh esensi hal itu. .

d) Forma sensibel merupakan forma dari obyek-obyek yang tampak, yang terpisah dari materi lewat persepsi-inderawi.

e) Unnversalia (ide, paham universal) merupakan forma-forma yang muncui dalam persepsi-inderawi, dan dijadikan intelijibel (dapat dimengerti) oleh akal.

f) Sebab formal merupakan esensi atau hakikat suatu hal sebagai unsur dari yang-ada.

g) Forma natural berbeda dari forma artificial (buatan manusia).

h) Forma fisikal (yaitu forma dari suatu hal individual) ada kalanya dibedakan dari forma metafisis (yakni forma dari genus suatu hal).

i) Forma non-subsisten atau forma material (ada hanya dalam materi) berbeda dari forma subsisten yang dapat berada secara terpisah dari materi.

6. Duns Scotus mengikuti jejak Avicebron. Ia menekankan qmdditas (keapaan) dalam subtansi dari segala tipe. Juga ditekankan haecceitM (ke-ini-an) hal individual.

7. William Ockham menganggap forma sebagai struktur bagian material dari suatu benda.

8. Bagi Immanuel Kant, forma dan materi sama dengan struktur dan isi.

a) Materi diidentikkan dengan sensasi (penginderaan), dan forma dengan konsepsi-konsepsi yang menata sensasi.

b) Ruang dan waktu disajikan sebagai forma-forma murni sen- sibilitas.

c) Kategori-kategori disajikan sebagai forma-forma murni pengertian.

d) Rasio (akal) dianggap sebagai pengatur, dan bukan melebihi atau mengatasi fenomen-fenomen.

9. Bagi Cassirer, tugas filsafat ialah menelusuri perkembangan forma-forma simbolik dalam semua bidang pemikiran.

Incoming search terms:

  • pengertian forma
  • forma dan materia menurut aristoteles
  • penjelasan dari forma materia
  • materi mengenai forma
  • materi forma-materia aristoteles
  • maksud forma dan materia
  • makalah forma-materia aristoteles
  • forma-materia
  • forma jugi
  • forma dAn materia aristoteles

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian forma
  • forma dan materia menurut aristoteles
  • penjelasan dari forma materia
  • materi mengenai forma
  • materi forma-materia aristoteles
  • maksud forma dan materia
  • makalah forma-materia aristoteles
  • forma-materia
  • forma jugi
  • forma dAn materia aristoteles