Advertisement

1. Jika, sebagaimana pada Plato, kebertetapan dikaitkan dengan jiwa dan perubahan dengan tubuh, identitas personal terjamin.

2. Jika, sebagaimana pada Aristoteles dan para pengikutnya, kebertetapan dan keberlanjutan dikaitkan dengan forma sebagai prinsip perkembangan, dan jiwa dimengerti sebagai forma tubuh, problemnya terpecahkan.

Advertisement

3. Jika, sebagaimana pada Kant, suatu ego transendental dipostulatkan, itu berarti bahwa kesatuan dasariah ego terletak dibelakang pengalaman.

4. Jika, sebagaimana pada Bergson, yang lampau selaku memori hadir pada yang sekarang, identitas tetap terjamin.

5. Akan tetapi jika, sebagaimana dalam kasus Hume, sang diri merupakan kompleks impresi, ide, dan kemampuan yang berubah-ubah, identitas personal tidaklah mungkin.

6. Dalam kasus Whitehead, prinsip-prinsip Bergson dan Hume digabungkan, dalam arti tertentu dengan penekanan pada perubahan dan pewarisan dari masa lalu kita. Dan meski penekanannya pada menjadi, Whitehead beranggapan bahwa tidak terdapat keberlanjutan (kontinuitas) menjadi. Yang ada hanyaiah menjadi keberlanjutan.

Incoming search terms:

  • pengertian identitas pribadi

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian identitas pribadi