Advertisement

1. Adakalanya intuisi diperlawankan dengan penalaran diskursif. Inilah kasus dengan aneka macam pemikir yang dengan demikian sanggup berbicara tentang intuisi sensibel (inderawi) dan intuisi intelijibel (dapat masuk akal), atau berbicara, seperti dilakukan Leibniz, tentang kebenaran intuitif akal dan kebenaran intuitif fakta. Dalam tafsiran ini kita mengintuisi baik apa yang kita persepsi maupun prinsip-prinsip umum yang mengatur penalaran kita. Aristoteles, Descartes, Locke, dan Leibniz sepakat memakai istilah ini dengan cara seperti itu. William Ockham berpandangan bahwa keputusan kita tentang fakta-fakta yang kontingen dicapai dengan intuisi, atau dengan ungkapan dia sendiri, dengan notitia intuitiva.

2. Spinoza memakai istilah scientia intuitiva (pengetahuan intuitif untuk melukiskan cara berpikir orang yang telah sampai pact tahap kehidupan yang ketiga, dan hidup dalam sisi keabadiar. Masalahnya, pengetahuan intuitif ini menggabungkan prinsip prinsip dari dua tahap sebelumnya, yakni intuisi empiris daf intuisi rasional.

Advertisement

3. Penggunaan Kant sedikit berbeda, karena ia membedakan antara intuisi empiris dan murni. Intuisi empiris menyangkui objek-objek dan intuisi murni menyangkut ruang dan wakti sebagai forma sensibilitas.

a) Intuisi empiris (aposteriori) mengena hal-hal yang ditangkap dengan pancaindera kita, dan

b) Intuisi murni atau formal (apriori) yang menyusun apa yang diberikai oleh intuisi empiris ke dalam pencerapan (sensasi) yang mempu nyai kualitas berada dalam ruang dan waktu. Anschauung ada lah kata Jerman untuk intuisi, yang digunakan Kant, dan mempunyai konotasi-konotasi insight, persepsi, apa yang secara langsung dan stcara seketika disediakan dan disusun oleh ptkiran.

4. Bergson mempertentangkan intuisi dengan penalaran diskursif Ditegaskannya, intuisi sanggup menangkap dunia dalam keberubahannya yang esensial. Sedangkan akal diskursif memfalsifikasikannya, menghentikan alirannya (perubahannya) dan memper-ruang-kan waktu.

5. Husserl mengontraskan intuisi empiris dengan intuisi esensial Orang mulai dengan intuisi empiris, tetupi isinya diesensial isasikan secara layak untuk menyingkapkan esensinya yang murni. Oleh karena itu, mereduksi ide, yang jauh dari menyimpangkan realitas, akan menyingkapkan esensi tersebut.

6. Dalam bidang estetika, Croce memberikan intuisi peranan sentral.

7. Dalam etika kontemporer terdapat aliran intuisionis yang dipimpin oleh G.E. Moore. Moore memandang yang baik sebagai sifat yang diintuisi. Prichard, Ewing, dan Ross termasuk juga intuisionis.

8. Mazhab Matematika Intuisionis mengandalkan intuisi dan bukan penalaran diskursif. Dengan demikian, aliran ini membatasi aplikabilitas prinsip tiada-jalan-tengah dan prinsip induksi matematis, dan menolak pembuktian tidak langsung.

Incoming search terms:

  • prinsip intuisi
  • pengertian tahapan intuisi
  • pengertian intutif dan empiris
  • pengertian intuisi dan induksi
  • mengintuisi artinya
  • Maksud dari mengintuisi
  • fakta tentang intuisi
  • empiris intuisi artinya apa
  • defenisi aplikabilitas
  • arti mengintuisi

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • prinsip intuisi
  • pengertian tahapan intuisi
  • pengertian intutif dan empiris
  • pengertian intuisi dan induksi
  • mengintuisi artinya
  • Maksud dari mengintuisi
  • fakta tentang intuisi
  • empiris intuisi artinya apa
  • defenisi aplikabilitas
  • arti mengintuisi