Advertisement

1. Dalam karya Plato, Sophist, ditunjukkan lima kategori pokok: ada, diam, gerak, identitas dan diferensi. Plato meletakkan dasar bagi istilah kategori-kategori.

2. Bagi Aristoteles, kategori adalah seperangkat pernyataan yang mampu mengklasifikasikan semua pernyataan lainnya. Kategori pokoknya adalah substansi. Selain substansi ia mengelaborasikan pernyataan-pernyataan lain dari perangkat itu yang jumlahnya sembilan. Segala sesuatu yang dapat dipahami dan disebut, dapat dimasukkan ke dalam salah satu atau lebih dari sepuluh pengelompokan atau genera berikut: substansi (ousia), misalnya, manusia, binatang, tumbuhan; kuantitas (poson), misalnya, 100 lembar; kuahtas (poion), misalnya, baik, panas, coklat'; re Ian (prosti), misalnya, bergantung pada pertanian; tmpat (pou), misalnya, di kota; waktu (pole), misalnya, tahun 1988; posisi, kondist atau keadaan (keisthai), misalnya, sedang berdiri, lagi mabuk; milik (ecbein), misalnya, mempunyai rambut; tindakan, kegiatan (poiein), misalnya, membajak; menderita, pasivitas, atau dipengaruhi (pascbein), misalnya, menjadi haus.

Advertisement

3. Gilbert dari Poitiers membagi kategori-kategori Aristoteles ke dalam dua kelompok; primer dan sekunder. Oleh banyak orang, ini dianggap melengkapi analisis Aristoteles.

4. Kategori-kategori Kant terungkap dalam sekumpulan ungkapan yang lengkap tentang pengelompokkan putusan-putusan secara logis. Kategorinya ada tiga yang masing-masing terdiri atas empat bagian: Kuantitas, Kualitas, Relasi, Modalitas.

5. Dengan kategori Hegel maksudkan ide-ide yang menyingkapkan reaiitas. Dengan menggunakan prinsip triadik (tesis-anti- tesis-sintesis) dalam menghasilkan ide-ide ini, ia mendapatkan kurang Lebih 272 kategori pemikiran.

6. Peirce menganggap kategori-kategori sebagai istilah-istiiah paling umum yang dapat dijadikan kerangka pembagian pengalaman. Di samping itu, ia menganggap kategori-kategori mencerminkan tipe-tipe predikat atau relasi yang dapat dijadikan kerangka pembagian logika. Pada kedua tafsiran di atas dia menemukan tiga kategori pokok yang sama, yang dinamakannya kepertamaan, kekeduaan, dan keketigaan. Pada tafsiran pertama diatas (kategori-kategori sebagai ide-ide umum) ketiga kata ini menggantikan kualitas, dan generalitas. Pada tafsiran kedua (kategori-kategori sebagai tiga predikat atau relasi) ketiganya mewakili predikat atau relasi monadik, diadik, dan poliadik.

7. Russell pada dasarnya menggantikan teori kategori-kategori dengan teori tipe-tipe. Teori tipe merupakan skema pengklasifikasian suatu bahasa yang terdapat dalam suatu bahasa yang lebih abstrak. Perkembangan metabahasa merupakan perkembangan minat Russell dalam hal ini.

8. Whitehead bergerak dalam kerangka yang lebih tradisional. Dia mengembangkan 37 kategori yang kiranya memungkinkan pengalaman dapat dijelaskan. Dalam Kategori Eksistetui tipe- tipe entitas dibentangkan. Sedangkan Kategori Eksplanasi merinci prinsip-prinsip kerjanya.

9. Dengan menggunakan istilah kategori sebagai sinonim tipe kata, Ryle melihat usalia filsafat terletak di dalam pembuatan kekeliruan kategori (category mistake) oleh beberapa filsuf, dan pengoreksiannya oleh yang lain, yang memahami dengan lebih baik apa arti atau maksudnya.

Sesuatu yang kategori k

Maksudnya:

1. tidak hipotetis

2. tidak bersyarat

3. tanpa kecuali

4. pasti

5. wajib; tidak bergantung pada suatu keinginan.

6. bertalian dengan nama-nama kategori penggolongan dan/atau kategori-kategori itu sendiri yang digolongkan.

Incoming search terms:

  • kategori adalah
  • arti kategori
  • definisi kategori
  • PENGERTIAN KATEGORIS
  • apa itu kategori
  • arti kata kategori
  • pengertian arti kategori
  • pengertian katagori
  • apa yang dimaksud dengan kategori
  • kategori itu apa

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • kategori adalah
  • arti kategori
  • definisi kategori
  • PENGERTIAN KATEGORIS
  • apa itu kategori
  • arti kata kategori
  • pengertian arti kategori
  • pengertian katagori
  • apa yang dimaksud dengan kategori
  • kategori itu apa