Advertisement

1. Materialisme mempertahankan objektivitas dan universalitas kausalitas, seraya memandang hubungan-hubungan kausal sebagai hubungan-hubungan di antara objek-objek itu sendiri. Dan objek-objek itu berada di luar dan tidak tergantung dari kesadaran.

2. Materialisme dialektis tidak hanya mengakui objektivitas dan universalitas kausalitas, akan tetapi ia juga menolak suatu pandangan sempit terhadap kausalitas, khususnya oposisi antara sebab dan akibat yang menjadi ciri khusus metafisika. Dan materialisme melihat sebab dan akibat sebagai aspek-aspek dari interaksi. Dalam interaksi ini, akibat yang ditentukan oleh sebab, pada gilirannya mempengaruhi sebab.

Advertisement

3. Idealisme subjektif menyangkal kausalitas sama sekali, sarukil memandang kausalitas itu hanya sebagai urutan biasa dari pencerapan-pencerapan manusia. Atau, sambil mengakui kausalitas sebagai hubungan niscaya, idealisme subjektif beranggapan bahwa kausalitas dimasukkan ke dalam dunia gejala-geja’a oleh subjek yang memiliki pengetahuan dan bahwa kausalitas mempunyai sebuali karakter apriori.

4. Idealisme objektif boleh jadi mengakui eksistensi kausalitas yang tidak tergantung dari subjek yang memiliki pengetahuan. Akan tetapi idealisme objektif melihat akar-akar kausalitas di dalam roh, dalam ide, dalam konsep, yang dia anggap independen dari subjek.

Incoming search terms:

  • kausal dialektis
  • definisi kasualitas
  • definisi kausal
  • Define subjektif kausalitas objektif kuantifikasi
  • pengertian kausal dialektis
  • kausalitat arti
  • kausal dialentis adalah
  • kausal dialentis
  • kausal dialektis adalah
  • definisi dari kausalitas

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • kausal dialektis
  • definisi kasualitas
  • definisi kausal
  • Define subjektif kausalitas objektif kuantifikasi
  • pengertian kausal dialektis
  • kausalitat arti
  • kausal dialentis adalah
  • kausal dialentis
  • kausal dialektis adalah
  • definisi dari kausalitas