Advertisement

1. Yang menganggap yang konvensional bertolak belakang dengan yang almiah adalah, antara lain, kaum Sofis (seperti Thrasymachus dan Callicles) yang baginya standar-standar bersifat konvensional; dan Rousseau yang baginya standar-standar konvensional dalam berhadapan dengan yang alamiah, tidak kuat.

2. Demokritos termasuk dalam golongan yang mengganggap yang konvensional berlawanan dengan yang real. Baginya, misalnya rasa dan warna merupakan konvensi (kesepakatan), padahal dalam kenyataan terdapat atom-atom dan kekosongan Mungkin juga Locke yang menganggap bahwa kualitas-kualitas sekunder dalam arti tertentu bersifat konvensional, sementar; kualitas-kualitas primer merupakan bagian dari dunia yani real.

Advertisement

3. Yang termasuk kelompok yang melihat yang konvensional sebagai lawan yang benar adalah Protagoras dan Georgias. Bag Protagoras, “manusia adalah ukuran segala sesuatu”. Reduksi ide-ide (Kant) kepada prinsip-prinsip regulatif merupakan reaks terhadap konvensionalisme, yang inemungkinkan perkembangai fiksionalisme Vaihinger. Math memandang aspek piktorial suan teori sebagai konvensional dan aspek matematis sebagai esensial Poincare beranggapan bahwa aksioma-aksioma geometri dan prinsip-prinsip ilmu konvensional.

4. Dalam perkembangan skema-skema modern metalogika dii metamatematika pilihan-pilihan awal kaidah-kaidah dan aksif aksioma dianggap sebagai konvensional. Prinsip toleran Carnap, dan prinsip pilihan Zermelo dilihat dalam arah ini.

Incoming search terms:

  • konvensionalisme

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • konvensionalisme