Advertisement

1. Secara historis, istilah ini muncul sesudah Aristoteles dalam perdebatan epistemologis antara kaum Stoa yang mengklaim pengetahuan dapat dipastikan dan kaum Skeptis yang meragukan kemungkinannya. Istilah ini setidaknya dikembalikan kepada Chrysippus, yang pemecahannya melahirkan “paham-paham umum”.

2. Gassendi mengetengahkan bahwa kriteria Descartes, yaitu kejelasan dan keterpilahan, pada gilirannya memerlukan suatu kriteria, dan demikian suatu pencarian kriteria tiada hentinya.

Advertisement

3. Kemudian istilah ini dipakai oleh Vico yang juga menyerang kriteria Descartes sebagai tes kebenaran yang tidak memadai.

4. Dalam logikanya, Kant beranggapan bahwa sebenarnya tidak terdapat kriteria material untuk kebenaran dan kriteria formal kebenaran adaiah konsistensi logis.

5. Desire Mercier menjadikan Universitas Louvainnya pusat studi Kriteriologi, baik general maupun spesial. Anggapannya ia sudah menemukan kriteria internal yang menolak baik Positivisme maupun Skeptisime.

6. Wittgenstein membahas pentingnya kriteria dalam hubungan dengan proses-proses batin, termasuk kemungkinan (yang ditolaknya) suatu bahasa pribadi.

Incoming search terms:

  • definisi kriteria
  • istilah kriteria

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • definisi kriteria
  • istilah kriteria