Advertisement

Pada Plato artinya ialah menerjemahkan suatu istilah d.m bahasa yang satu ke bahasa yang lain.  Dalam hal itu metafora merupakan satu dari empat ucapan liguiatii Kerm painya ialah metafora, metonimi sinekdoke dan ironi Di dalam tiga yang terakhir terjadi suatu tipe substitusi nonliteral: misalnya akibat untuk sebab (metonimi) bagian untuk keseluruhan atau keseluruhan untuk bagian (sinek doke), arti yang berlawanan dengan yang dimaksudkan (ironi) Dalam kasus metafora, dan bukan substitusi, kita berhadapan de ngan suatu identifikasi yang aneh: “Manusia adalah batu karang , “Langit marah”. Penggunaan metafora dalam pemikiran filosofi merupakan soal penting. Setiap orang kiranya setuju bahwa metafora mungkin menganjurkan atau menampilkan hubungan; tetapi dengan ini sebagai titik tolak, apa selanjutnya?

1. Amat banyak filsuf termasuk Aristoteles, Hobbes, Locke, dan kaum positivis logis modern, menganjurkan penghapusan ungkapan-ungkapan metaforis dalam filsafat karena kemeitdu» an dan hubungannya dengan perasaan dan bukan dengan pemikiran.

Advertisement

2. Tetapi sering dikatakan bahwa Plato, misalnya, menggunakan metafora dan mitos untuk menjelaskan dengan kiasan apu yang tidak bisa dijelaskan secara langsung, dengan mengani gap metafora dan mitos sebagai pengisi analisis analisis yang hilang.

3. Dan Thomas Aquinas menyediakan suatu peranan untuk semacam metafora dalam analogi yang ada. Di antara ungkapan univokal dan ungkapan ekuivokal ia menemukan beberapa macam ungkapan analogis yang mempunyai kegunaan intelektual.

4. Burleigh menempatkan metafora dalam kategori “iinptopei supposition” (anggapan yang salah).

5. Bergson menyediakan peranan yang lebih positif lagi bagi metafora. Dengan membagi tipe-tipe ungkapan ke dalam in telektual dan intuitif, ia mengedepankan bahwa intelek menuntut kesungguhan dalam ungkapannya, tetapi bahasa natural intuisi bersifat metaforis.

6. Klaim Collingwood bahwa filsafat merupakan disiplin yang konsep-konsepnya saling bertumpang tindih mengandung tanggapan bahwa hubungan-hubungan metaforis bersifat ha kiki bagi filsafat, suatu bagian esensial dari materi pokoknya

7. lirnst Cassirer membedakan antara berpikir ilmiah (yang memperjuangkan kebenaran, keteraturan, dan arti harfiah dalam konsep-konsepnya) dan agama serta puisi (yang memusatkan aneka ragam makna pada satu titik, dan karenanya mengaitkan metafora).

8. W.M. Urban menyatakan bahwa konsep-konsep metafisis pada hakikatnya bersifat metaforis, dan tidak dapat diterjemahkan ke dalam ucapan harfiah. Penting diketahui bahwa beberapa pengertian tidak dapat dijabarkan ke dalam bahasa harfiah Karena itu, metafora dapat memuat kebenaran

9. S.C Pepper mengemukakan bahwa setiap sistem metal ISIS berakar pada metafora yang dijadikan kerangka untuk memahami sistem tersebut.

10. Polanyi merupakan salah seorang yang menganggap metafors sebagai unsur hakiki dalam seni dan agama.

 

Istilah Primer dan Sekunder

Metafora memuat dua istilah: istilah primer dan sekunder. Istilat primer adalah hal yang dilukiskan. Istilah sekunder adalah deskrips yang diberikan mengenai hal yang dilukiskan. Kegunaan atau sifat metafora dinilai dengan kriteria seperti: a) jumlah persamaar (kaitan) yang ada antara hal-hal yang dibandingkan, dan b) jum-lah persamaan yang tampil pada kesadaran yang sebelumnya tidak diperhatikan.

Incoming search terms:

  • arti metaforik
  • metaforik

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti metaforik
  • metaforik