Advertisement

1. Keyakinan bahwa kebenaran terakhir tentang kenyataan tidak dapat diperoleh melalui pengalaman biasa, pun pula tidak melalui intelek (akalbudi), tetapi hanya melalui pengalaman mistik atau melalui suatu intuisi mistik yang nonrasional. Hakikat realitas tak dapat diungkapkan dan tidak dialami melalui pengalaman dan pemikiran biasa.

2. Pengalaman nonrasional dan tidak biasa tentang realitas yang mencakup seluruh (atau sering tentang suatu realitas transenden) yang memungkinkan diri bersatu dengan realitas yang biasanya dianggap sebagai sumber atau dasar eksistensi semua hal. Mistisisme yakin bahwa pengetahuan rasional menekankan diferensi, distingsi, keterpisahan, individuasi. Pengetahuan rasional mengubah realitas, dan karena itu bersifat ilusif.

Advertisement

3. Mistisisme secara harfiah berarti pengalaman batin, yang tidak terlukiskan, khususnya yang mempunyai ciri religius. Dalam arti paling luas, ia dimengerti sebagai jenis apa pun dari ke¬satuan mendalam dengan Allah. Dan dalam arti lebih sempit, ia berarti kesatuan luar biasa dengan Allah. Mistisisme selaku pengalaman hendaknya dibedakan dari mistisisme sebagai ilmu tentang pengalaman mistik.

4. Tampaknya yang menjadi unsur umum dan sama dalam semua mistisime adalah bahwa Allah dikenal di dalam bagian-bagian yang terdalam dari jiwa manusia secara eksperiensial. Pengalaman ini bukan fenomen universal. Tetapi selama berabad- abad pengalaman ini telah disaksikan secara bulat oleh banyak orang terkenal sedemikian rupa sehingga keraguan terhadap fakta itu sendiri sama sekali mustahil.

Incoming search terms:

  • definisi mistisisme

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • definisi mistisisme