Advertisement

MUKJIZAT

Inggris: miracle; dari Latin miraculum, mirari (mengagumi).

Advertisement

Istilah ini menunjuk kepada apa yang menyebabkan keheranan. Biasanya dipakai untuk menunjukkan sebuah peristiwa yang dianggap tidak termasuk dalam tata alamiah. Konon dulu semua pemimpin agama besar melakukan banyak mukjizat. Namun kebanyakkan mereka, termasuk Confucius, Lao-Tzu, Buddha, Muhammad saw, dan Kristus dalam beberapa perkataan mereka, menolak mukjizat dan pernah menolak memberikan para pengikutnya sebuah tanda. Di dalam tradisi filsafat terdapat ketidaksepakatan mengenai mungkin-tidaknya mukjizat-mukjizat.

1. Kaum Apologis Kristen purba adakalanya menganjurkan mukji zat-mukjizat dalam mendukung pernyataan-pernyataan Kekristenan.

2. Agustinus berpendapat bahwa mukjizat-mukjizat tidal bertentangan dengan alam tetapi hanya dengan pengeta huan kita tentang alam. Terdapat harmoni antara alam de ngan mukjizat, karena mukjizat, kalau terjadi, terjadi oleh ke hendak Allah, dan alam sendiri tidak lain kecuali kehendal Allah

3. St. Thomas Aquinas dan kaum Skolastik melanjutkan pandang an yang sama. Mereka membedakan dua tata dalam alam tata yang kita ketahui dan tata yang diketahui oleh Allah Peristiwa-peristiwa yang berkontradiksi dengan tata yang lebil rendah, tetapi mengungkapkan yang lebih tinggi (tata yang diketahui Allah), layak disebut mukjizat-mukjizat.

4. Spinoza, seraya mengikuti Gersonides, beranggapan bahwa mukjizat-mukjizat tidak dapat terjadi. Karena hukum-hukum alan merupakan titah Allah, pelanggaran terhadap tata alam berari Allah berkontradiksi dengan diriNya.

5. Deisme menolak kemungkinan mukjizat atas dasar yang sama Menurut pandangan ini, Allah dulu menciptakan dunia supay berjalan dengan hukum-hukum yang pasti, dan tidak tergangg oleh penciptaanNya.

6. Joseph Butler menjawab kaum Deis pada dasarnya dalam kerangka Aquinas dan kaum Skolastik.

7. David Hume mengetengahkan bahwa semakin besar mukjizat mestinya semakin substansial evidensi pendukungnya. Tetaj karena sejumlah besar evidensi kita mendukung hukum-hukum alam, maka kesaksian-kesaksian tentang mukjizat tidak dapat melemahkan pengalaman ini. Maka, mukjizat-mukjizat tida dapat dibuktikan, bahkan tidak probabel.

8. Schleiermacher mencoba menggabungkan dua ide yang berter tangan. Anggapannya, sementara alam mungkin memuat seba mukjizat, tetapi mukjizat baru terjadi bila Allah menghendak nya

Incoming search terms:

  • definisi mukjizat
  • depinisi mujijat

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • definisi mukjizat
  • depinisi mujijat